Memaparkan catatan dengan label IKTIBAR. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label IKTIBAR. Papar semua catatan

Jumaat, 17 Jun 2011

~ HIDUP SEHAT TANPA KEDENGKIAN ~


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Alhamdulillaah…..
Segala puji bagi Allah Swt, Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi

Muhammad Saw. Di malam yang hening ini teriring do'a dan salam untuk sahabat semua di manapun berada yang

senantiasa dalam lindungan Allah, semoga sukses meraih cita, sukses dalam melaksanakan tugas kita sehari-

hari...Aamiin…

Sahabat,

Orang yang memiliki jiwa dengki akan merasa senang apabila melihat kenikmatan atau kebahagiaan sirna dari diri

orang lain. Ia akan merasa puas dan senang hati apabila orang lain dalam kondisi terpuruk dan kesulitan, bahkan

tidak jarang ia selalu usil dengan terus berusaha menjatuhkan orang lain kedalam kesulitan.

Orang yang dengki tidak pernah mengenal istilah utang budi atas jasa-jasa orang lain, ia merasa bahwa dirinya

telah melalui segalanya oleh tangannya sendiri

Kita harus berhati-hati dengan perasaan dengki, rasa dengki yang tumbuh dan terus berkembang didalam diri kita

hanya akan menunjukan segala kekurangan dan aib-aib kita sesungguhnya, yang membuat orang lain semakin

membenci kita. Sebuah peribahasa mengatakan Apa yang keluar dari mulut botol itulah isi botol, maka ketika

yang keluar dari lisan kita adalah ungkapan-ungkapan yang menghujat dan menjatuhkan kebaikan-kebaikan orang

lain dengan menyampaikan tentang keburukan-keburukannya, maka tidak ubahnya keburukan itu sendiri

merupakan cerminan sesungguhnya tentang diri kita.

Seorang pendengki sebetulnya telah menjatuhkan dirinya terlebih dahulu kedalam lubang kehinaan sebelum ia

menjatuhkan orang yang didengkinya (yang belum tentu rugi). Rasa dengki sangat berikatan mesra dengan rasa iri

hati, rasa iri hati sendiri akan mengakibatkan kesuraman yang berawal dari hati dan akan nampak pada wajahnya.

Rasa dengki berasal dari butanya hati, sehingga hati (dirinya) merasa yang paling benar. Hati yang telah buta akan

selalu menolak terhadap rahmat dan segala petunjuk Allah SWT. Kebutuhan hati dan penolakan terhadap rahmat

Allah menurut para ulama disimbolkan sebagai dua cincin kekafiran (naudzubillah). Dengan kedengkian yang terus

dipelihara, maka anak Adam bukan tidak mungkin akan terus menjadi mangsa kesedihan atau bahkan kutukan

abadi yang sulit diselamatkan.

Seorang pendengki selalu lemah dan rapuh baik fisik maupun mentalnya, seorang pendengki tidak akan pernah

mendapatkan kebahagiaan. Hatinya penuh derita dan kelelahan karena terus dikuasai oleh kehausan dendam.

Dan orang yang dengki tidak akan pernah mendapatkan ketenangan.

Sampai kapanpun syetan yang terkutuk akan terus menggiring kita pada sifat yang sangat tercela, yaitu dengki.

Semoga Allah terus menjaga diri kita dari godaan syetan yang terkutuk.

Pesan-pesan :

“Janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling mendengki, janganlah kalian saling membelakangi

(saling berpaling), dan janganlah kalian saling memutuskan. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.”

(H.R. Muttafaq ‘alaih)

“Hindarilah dengki karena dengki itu memakan (menghancurkan) kebaikan sebagaimana api memakan

(menghancurkan) kayu bakar.” (H.R Abu Dawud).

Rasulullah Saw juga telah bersabda kepada Ibnu Abbas ra; "Ketahuilah, bahwa meskipun sekelompok orang

telah bersepakat untuk memberikan suatu manfaat kepadamu, maka mereka tidak akan mampu memberikannya

kecuali dengan apa yang telah ditetapkan Allah. Dan meskipun mereka bersepakat untuk mencelakakanmu, maka

mereka tidak akan dapat mencelakakanmu, kecuali dengan sesuatu yang telah ditetapkan untukmu. (HR. At-

Tirmidzi)

Jangan lupa selalu berdoa kepada Allah Swt, mohon kesabaran dan kekuatan untuk bisa introspeksi diri sendiri

supaya dijauhkan dari sifat pendengki dan dalam menghadapi orang-orang yang pendengki.

Satu hal, Pendengki tidak akan pernah sukses dalam hal apapun”
Wallahu A’lam.


رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ

"Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan dosadosa saudara-saudara kami yang telah mendahului kami

dengan membawa iman, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang

yang beriman. Ya Tuhan kami, sungguh Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Hasyr: 10).
******

Maaf, bila ada salah kata dalam penulisan ini mohon di ingatkan, semoga bermanfaat, Aamiin…

Selamat pagi, selamat beraktivitas, keep istiqomah wa hamazah, keep ukhuwah fillah…

Wassalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.



SUMBER:
CINTA ALLAH CINTA ABADI/Docs

Selasa, 14 Jun 2011

setiap 1000 : 999 ke neraka, 1 saja ke syurga.

setiap 1000 : 999 ke neraka, 1 saja ke syurga.


Dalam lautan manusia yang berbondong-bondong di Yaumil Mahsyar. Sejak Adam sehingga manusia terakhir, nanti akan ada manusia yang meminta agar dikembalikan ke Malaysia untuk beramal. Tetapi masa itu sudah lewat. Bumi Malaysia telah hancur lebur. Hilang bagai puing-puing. Terpelanting. Tika bumi dikiamatkan, segala-galanya tiada. Takhta, kekuasaan, tidak ada lagi dalam sebutan. Yang ada hanyalah penantian yang panjang.

Harta dan anak pinak, semuanya tidak boleh menolong. Semuanya sibuk dengan urusan peribadi. Semuanya menunggu ulang tayang video hidup tika di atas bumi, entah berapa ribuan tahun menenati di padang pengadilan.

Usahlah menanti untuk kembali ke bumi asalmu. Itu menjadi mimpi di siang hari. Hari-hari sesudah Mahsyar, tanpa penghujungannya. Syurga dan neraka itu ada bezanya.

1. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya seperti tanduk besar) yang memekakkan telinga, seluruh makhluk mati kecuali Izrail & beberapa malaikat yg lain.. Selepas itu, Izrail pun mencabut nyawa malaikat yg tinggal dan akhirnya nyawanya sendiri.

2. Selepas semua makhluk mati, Tuhan pun berfirman mafhumnya

"Kepunyaan siapakah kerajaan hari ini?" Tiada siapa yang menjawab. Lalu Dia sendiri menjawab dengan keagunganNya "Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa".
Ini menunjukkan kebesaran & keagunganNya sebagai Tuhan yg Maha Kuasa lagi Maha Kekal Hidup, tidak mati.

3. Selepas 40 tahun, Malaikat Israfil a.s. dihidupkan, seterusnya meniup sangkakala untuk kali ke-2, lantas seluruh makhluk hidup semula di atas bumi putih, berupa padang Mahsyar (umpama padang Arafah) yang rata tidak berbukit atau bulat seperti bumi..

4. Sekelian manusia hidup melalui benih anak Adam yg disebut "Ajbuz Zanbi" yang berada di hujung tulang belakang mereka. Hiduplah manusia umpama anak pokok yg kembang membesar dari biji benih.

5. Semua manusia dan jin dibangkitkan dalam keadaan telanjang dan hina. Mereka tidak rasa malu kerana pada ketika itu hati mereka sangat takut dan bimbang tentang nasib & masa depan yang akan mereka hadapi kelak.

6. Lalu datanglah api yang berterbangan dengan bunyi seperti guruh yang menghalau manusia, jin dan binatang ke tempat perhimpunan besar. Bergeraklah mereka menggunakan tunggangan (bagi yang banyak amal), berjalan kaki (bagi yang kurang amalan) dan berjalan dengan muka (bagi yang banyak dosa). Ketika itu, ibu akan lupakan anak, suami akan lupakan isteri, setiap manusia sibuk memikirkan nasib mereka.

7. Setelah semua makhluk dikumpulkan, matahari dan bulan dihapuskan cahayanya, lalu mereka tinggal dalam kegelapan tanpa cahaya. Berlakulah huru-hara yang amat dahsyat.

8. Tiba-tiba langit yang tebal pecah dengan bunyi yang dahsyat, lalu turunlah malaikat sambil bertasbih kepada Allah Ta'ala. Seluruh makhluk terkejut melihat saiz malaikat yang besar dan suaranya yang menakutkan.

9. Kemudian matahari muncul semula dengan kepanasan yang berganda. Hingga dirasakan seakan-akan matahari berada sejengkal dari atas kepala mereka. Ulama berkata jika matahari naik di bumi seperti keadaannya naik dihari Kiamat nescaya seluruh bumi terbakar, bukit-bukau hancur dan sungai menjadi kering. Lalu mereka rasai kepanasan dan bermandikan peluh sehingga peluh mereka menjadi lautan. Timbul atau tenggelam mereka bergantung pada amalan masing-masing. Keadaan mereka berlanjutan sehingga 1000 tahun.

10. Terdapat satu kolam kepunyaan Nabi Muhammad s.a.w. bernama Al-Kausar yang mengandungi air yang hanya dapat diminum oleh orang mukmin sahaja. Orang bukan mukmin akan dihalau oleh malaikat yang menjaganya. Jika diminum airnya tidak akan haus selama-lamanya. Kolam ini berbentuk segi empat tepat sebesar satu bulan perjalanan. Bau air kolam ini lebih harum dari kasturi, warnanya lebih putih dari susu dan rasanya lebih sejuk dari embun. Ia mempunyai saluran yang mengalir dari syurga.

11. Semua makhluk berada bawah cahaya matahari yang terik kecuali 7 golongan yang mendapat teduhan dari Arasy. Mereka ialah:

1. Pemimpin yang adil.

2. Orang muda yang taat kepada perintah Allah.

3. Lelaki yang terikat hatinya dgn masjid.

4. Dua orang yang bertemu kerana Allah dan berpisah kerana Allah.

5. Lelaki yang diajak oleh wanita berzina, tetapi dia menolak dengan berkata "Aku takut pada Allah".

6. Lelaki yg bersedekah dengan bersembunyi (tidak diketahui orang ramai).

7. Lelaki yang suka bersendirian mengingati Allah lalu mengalir air matanya kerana takutkan Allah.

12. Oleh kerana tersangat lama menunggu di padang mahsyar, semua manusia tidak tahu berbuat apa melainkan mereka yang beriman, kemudian mereka terdengar suara "pergilah berjumpa dengan para Nabi". Maka mereka pun pergi mencari para Nabi. Pertama sekali kumpulan manusia ini berjumpa dengan Nabi Adam tetapi usaha mereka gagal kerana Nabi Adam a.s menyatakan beliau juga ada melakukan kesalahan dengan Allah Ta'ala. Maka kumpulan besar itu kemudiannya berjumpa Nabi Nuh a.s., Nabi Ibrahim a.s., Nabi Musa a.s., Nabi Isa a.s. (semuanya memberikan sebab seperti Nabi Adam a.s.) dan akhirnya mereka berjumpa Rasullullah saw. Jarak masa antara satu nabi dengan yang lain adalah 1000 tahun perjalanan.

13. Lalu berdoalah baginda Nabi Muhammad s.a.w. ke hadrat Allah Ta'ala. Lalu diperkenankan doa baginda..

14. Selepas itu, terdengar bunyi pukulan gendang yang kuat hingga menakutkan hati semua makhluk kerana mereka sangka azab akan turun. Lalu terbelah langit, turunlah arasy Tuhan yang dipikul oleh 8 orang malaikat yang sangat besar (besarnya sejarak perjalanan 20ribu tahun) sambil bertasbih dengan suara yang amat kuat sehingga `Arasy itu tiba dibumi.

15. `Arasy ialah jisim nurani yang amat besar berbentuk kubah (bumbung bulat) yang mempunyai 4 batang tiang yang sentiasa dipikul oleh 4 orang malaikat yang besar dan gagah.. Dalam bahasa mudah ia seumpama istana yang mempunyai seribu bilik yang menempatkan jutaan malaikat di dalamnya. Ia dilingkungi embun yang menghijab cahayanya yang sangat kuat.

16. Kursi iaitu jisim nurani yang terletak di hadapan Arasy yang dipikul oleh 4 orang malaikat yang sangat besar. Saiz kursi lebih kecil dari `Arasy umpama cincin ditengah padang . Dalam bahasa mudah ia umpama singgahsana yang terletak dihadapan istana.

17. Seluruh makhluk pun menundukkan kepala kerana takut. Lalu dimulakan timbangan amal. Ketika itu berterbanganlah kitab amalan masing-masing turun dari bawah Arasy menuju ke leher pemiliknya tanpa silap dan tergantunglah ia sehingga mereka dipanggil untuk dihisab. Kitab amalan ini telah ditulis oleh malaikat Hafazhah / Raqib & `Atid / Kiraman Katibin.

18. Manusia beratur dalam saf mengikut Nabi dan pemimpin masing-masing. Orang kafir & munafik beratur bersama pemimpin mereka yang zalim. Setiap pengikut ada tanda mereka tersendiri untuk dibezakan.

19. Umat yang pertama kali dihisab adalah umat Nabi Muhammad s.a.w., dan amalan yang pertama kali dihisab adalah solat. Sedangkan hukum yang pertama kali diputuskan adalah perkara pertumpahan darah.

20. Apabila tiba giliran seseorang hendak dihisab amalannya, malaikat akan mencabut kitab mereka lalu diserahkan, lalu pemiliknya mengambil dengan tangan kanan bagi orang mukmin dan dengan tangan kiri jika orang bukan mukmin.

21. Semua makhluk akan dihisab amalan mereka menggunakan satu Neraca Timbangan. Saiznya amat besar, mempunyai satu tiang yang mempunyai lidah dan 2 daun. Daun yang bercahaya untuk menimbang pahala dan yang gelap untuk menimbang dosa.

22. Acara ini disaksikan oleh Nabi Muhammad s.a.w. dan para imam 4 mazhab untuk menyaksikan pengikut masing-masing dihisab.

23. Perkara pertama yang diminta ialah Islam. Jika dia bukan Islam, maka seluruh amalan baiknya tidak ditimbang bahkan amalan buruk tetap akan ditimbang.

24. Ketika dihisab, mulut manusia akan dipateri, tangan akan berkata-kata, kaki akan menjadi saksi. Tiada dolak-dalih dan hujah tipuan. Semua akan di adili oleh Allah Ta'ala dengan Maha Bijaksana.

25. Setelah amalan ditimbang, mahkamah Mahsyar dibuka kepada orang ramai untuk menuntut hak masing-masing dari makhluk yang sedang dibicara sehinggalah seluruh makhluk berpuas hati dan dibenarkannya menyeberangi titian sirat..

26. Syafaat Nabi Muhammad s.a..w. di akhirat :

a. Meringankan penderitaan makhluk di Padang Mahsyar dengan mempercepatkan hisab.

b. Memasukkan manusia ke dalam syurga tanpa hisab.

c. Mengeluarkan manusia yang mempunyai iman sebesar zarah dari neraka.

Semua syafaat ini tertakluk kepada keizinan Allah Ta'ala.

27. Para nabi dan rasul serta golongan khawas juga diberikan izin oleh Tuhan untuk memberi syafaat kepada para pengikut mereka. Mereka ini berjumlah 70 000. Setiap seorang dari mereka akan mensyafaatkan 70 000 orang yang lain.

28. Setelah berjaya dihisab, manusia akan mula berjalan menuju syurga melintasi jambatan sirat. Siratul Mustaqim ialah jambatan (titian) yang terbentang dibawahnya neraka. Lebar jambatan ini adalah seperti sehelai rambut yang dibelah tujuh dan ia lebih tajam dari mata pedang. Bagi orang mukmin ia akan dilebarkan dan dimudahkan menyeberanginya. .

29. Fudhail bin Iyadh berkata perjalanan di Sirat memakan masa 15000 tahun. 5000 tahun menaik, 5000 tahun mendatar dan 5000 tahun menurun. Ada makhluk yang melintasinya seperti kilat, seperti angin, menunggang binatang korban dan berjalan kaki. Ada yang tidak dapat melepasinya disebabkan api neraka sentiasa menarik kaki mereka, lalu mereka jatuh ke dalamnya.

30. Para malaikat berdiri di kanan dan kiri sirat mengawasi setiap makhluk yang lalu. Setiap 1000 orang yang meniti sirat, hanya seorang sahaja yang Berjaya melepasinya. 999 orang akan terjatuh ke dalam neraka


Read more: http://belogfadah.blogspot.com/2011/04/keagamaan-setiap-1-ribu-999-ke-neraka.html#ixzz1P8PJ8eyB

SUMBER:
BY:Nik Fadhilah
CINTA ALLAH CINTA ABADI/Doc




Jumaat, 10 Jun 2011

MeMaNg ALLAH SeNgAjA….


♥♥ Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita DAPAT MENJADI PENILAI YANG BAIK.

♥♥ Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa kita hanyalah makhluk yg sentiasa mengharapkan pertolongan ALLAH.

♥♥ Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat KASIH SAYANG YANG TERBAIK,KHAS UNTUK DIRI KITA.

♥♥ Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa ALLAH MAHA PEMURAH & PENYAYANG kerana mengingatkan kita bahawa dia bukanlah pilihan yg hebat untuk kita dan kehidupan kita pada masa depan…

♥♥ Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat mengutip pengalaman yg tak semua orang berpeluang untuk mengalaminya.

♥♥ Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita jadi MANUSIA YG HEBAT JIWANYA.

♥♥ Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita lebih faham bahawa CINTA YG TERBAIK HANYA ADA BERSAMA ALLAH.

♥♥ Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita LEBIH MENGENALI KEHIDUPAN YG TAK SELAMANYA KEKAL.




SUMBER:
عين الحياة
CINTA ALLAH CINTA ABADI/POST IN GROUP


Khamis, 9 Jun 2011

Kami tidak berzina !


‎1) Kami tidak berzina !

Maaf, saya tidak menuduh awak berzina, tetapi awak menghampiri zina.

2) Kami hanya barbual-bual, berbincang, bertanya khabar, minum-minum di kafe. Adakah itu menghampiri zina?

Ya,perbuatan itu boleh menjerumuskan pelakunya ke lembah penzinaan.

3) Kami dapat mengawal perasaan dan kami tidak berniat ke arah itu.

Hari ini ya. Esok mungkin kamu kecundang.Iblis akan memerangkap kamu. Iblis amat berpengalaman dan tipu dayanya sangat halus. Ia telah menipu moyang kita yang pertama,Adam dan Hawa. Iblis amat licik. Ingat, pesanan Rasulullah : Janganlah engkau bersendirian dengan seorang wanita kecuali yang ketiganya, syaitan(Tabrani) . Kita lemah menghadapi tipu daya Iblis.

4) Tidak semestinya semua orang bercinta* menjurus kepada penzinaan. Ada yang bercinta dalam telefon dan hantar SMS sahaja. Tidak pernah bersua muka pun!

Betul .Tetapi itu adalah salah satu yang dimaksudkan dengan menghampiri zina. Memang pada awalnya tidak bersua muka. Tapi perasaan pasti bergelora, lambat laun desakan nafsu dan perasaan serta hasutan Iblis akan mengheret kepada suatu pertemuan. Pertemuan pertama tidak akan terhenti disitu sahaja.Percayalah, ia akan berlanjutan. Tidakkah itu boleh membawa kepada perzinaan akhirnya?

5) Takkan nak berbual-bual pun tak boleh? Itupun zina ke?

Zina ada bermacam-macam jenis dan peringkatnya, ada zina betul, ada zina tangan iaitu berpegang-pegangan, ada zina mata iaitu melihat kekasih dengan perasaan berahi. Zina hati iaitu dengan khayalan berahi dengan kekasih sepertimana yang digambarkan oleh Rasulullah: Kedua-dua tangan juga berzina dan zinanya adalah menyentuh. Kedua kaki juga berzina dan zinanya menuju ke tempat pertemuan. Mulut juga berzina dan zinanya adalah ciuman (Muslim dan Abu Daud). Sebenarnya jalan menuju kepada perzinaan amat banyak. Jangan biarkan diri kita melalui mana-mana jalan perzinaan.

6) Duduk berdiskusi pelajaran tak boleh ke? Bincang pelajaran sahaja!(bagi kes belajar berdua-duaan SAHAJA)*

Berdiskusi pelajaran, betul ke? Jangan tipu. Allah tahu apa yang terselit di dalam hati hamba-hambaNya. Kita belajar nak keberkatan. Kalau cemerlang sekalipun, kalau tidak diberkati oleh Allah, kejayaan tidak akan membawa kebahagiaan. Hidup di dunia tidak bahagia,akhirat lagi lah. Jangan berselindung disebalik pelajaran yang mulia. Allah suka kepada orang berilmu. Jadi belajar hendaklah ikut batas dan ketentuan Allah. Belajar akan jadi ibadat. Adakah berdiskusi macam ni akan ditulis oleh malaikat Raqib dan Atid.

7) Sungguh! Bincang pelajaran sahaja. Ni Study Group.(bagi kes berdua-duaan SAHAJA)

Study Group…? nampak lain macam saja, manja, senyum memanjang, tak macam gaya berdiskusi. Takkan study group berdua sahaja? Kemana-manapun berdua. Kalau yea pun, carilah group study ramai sikit. Kalau duduk berdua-duaan macam ni… betul ke bincang pelajaran? Jangan-jangan sekejap saja bincang pelajaran, yang lain tu… banyak masa dihabiskan dengan fantasi cinta!

8) Tidaklah. Sungguh berbincang pelajaran.

Baik sungguh awak berdua. Takkanlah awak berdua tak ada perasaan apa-apa? Awak kurang sihat ke? Ingat, kita bukan malaikat, tak ada nafsu. Kita manusia. Jangan menafikan fitrah manusia. Kita ada nafsu, ada keinginan. Itulah manusia.

9) Kami berdua sama-sama belajar, study group, saling memberi semangat dan motivasi.

Tak adakah kaum sejenis yang boleh dijadikan rakan belajar? Habis sudahkah kaum sejenis yang boleh memberikan motivasi? Jangan hina kaum sejenis kita. Ingat, banyak orang cemerlang yang belajar hanya dengan kaum sejenis. Lebih tenang perasaan, tidak terganggu, dapat berkat dan rahmat pula .

10) Takkanlah tak ada langsung ruang yang dibenarkan dalam Islam untuk bercinta?

Adakah Islam membunuh terus naluri cinta? Naluri adalah sebahagian daripada kesempurnaan kejadian manusia. Naluri ingin memiliki dan suka kalau dimiliki (sense of belonging) adalah fitrah. Kalau naluri itu tidak wujud pada diri seseorang, tak normal namanya. Islam bukan datang membunuh naluri dan keinginan itu, tidak! Islam tidak suruh membunuh naluri seperti yang dilakukan oleh para paderi atau sami. Jangan nafikan naluri ini. Jangan berbohong pada diri sendiri. Bukan salah dan berdosa kalau perasaan itu datang tanpa diundang. Itu adalah fitrah. Cuma tudukkan naluri itu untuk patuh pada perintah Allah. Jadilah manusia yang sihat nalurinya. Jangan jadi malaikat! Kerana Allah jadikan kita sebagai manusia. Dunia dan segala isinya akan hambar tanpa naluri atau nafsu.

11) Islam takde ke couple-cople ni?

Cinta secara Islam hanya satu, iaitu perkahwinan. Cinta berlaku setelah ijab kabul, cinta selepas kahwin. Itulah cinta sacral dan qudus. Cinta yang bermaruah. Bukan cinta murahan. Inilah kemuliaan Islam. Apabila Islam menegah sesuatu perkara, tentu ia gantikan dengan sesuatu yang lebih baik. Jika ia menegah cinta antara lelaki dan perempuan sebelum kahwin, ia membawa perkahwinan sebagai ganti yang lebih baik. Sabda Rasulullah : Tidak ada yang lebih patut bagi dua orang yang saling mencintai kecuali nikah. (Ibnu Majah). Cinta adalah maruah manusia. Ia telalu mulia. Kalau begitu, cinta* remaja semua menghampiri kepada penzinaan? Ya, kalau lelaki dan perempuan bertemu tentu perasaan turut terusik. Kemudian perasaan dilayan. Kemudian teringat, rindu. Kemudian diatur pertemuan. Kemudian duduk berdua-dua. Kemudian mencari tempat sunyi sedikit. Kemudian berbual panjang sehingga malam gelap. Hubungan makin akrab, dah berani pegang tangan, duduk makin dekat. Kalau tadi macam kawan, sekarang macam pengantin baru semalam bukankah mereka semakin hampir dengan penzinaan? Berapa ramai orang yang bercinta telah sampai kepada daerah penzinaan dan kesengsaraan. Kasihanilah diri dan ibu bapa yang melahirkan kita dalam keadaan putih bersih tanpa noda daripada seekor nyamuk sekalipun!

12) Tanya sikit,.. adik angkat, kakak angkat, abang angkat boleh ke? Ganti bercinta….

Semua itu adalah perangkap iblis dan syaitan. Hakikatnya adalah sama. Cinta yang diberi nafas baru. Kulitnya nampak berlainan, tetapi isinya adalah sama. Adik angkat, kakak angkat, abang angkat adalah suatu bentuk tipu daya iblis dan syaitan. Manusia yang terlibat dengan budaya angkat ini sebenarnya telah masuk dalam perangkap syaitan. Cuma menunggu masa untuk dikorbankan. Namakan apa nama sekalipun, abang angkat ke, motivator ke, semuanya adalah sama. Jalan akhirnya akan bertemu dengan zina. Jadi seolah-olah orang yang bercinta telah hilang maruah diri? Mengukur maruah diri bukan ditentukan oleh manusia tetapi oleh Pencipta manusia.Orang yang sedang mabuk bercinta akan mengatakan orang yang bercinta tidak menjejaskan maruah dirinya. Manakala, bagi orang yang menjaga diri, tidak mahu terlibat dengan cinta sebelum kahwin, akan mengatakan orang yang bercinta sudah tidak bermaruah lagi. Cintanya ditumpahkan kepada orang yang belum layak menerima cinta suci. Kalau begitu ukuran bermaruah atau tidak adalah ditentukan oleh Allah.

13) Adakah orang yang bercinta hilang maruah?

Antara kemuliaan manusia adalah maruah dirinya. Orang yang bercinta seolah-olah cuba menggadaikan maruahnya kerana mereka menghampiri perzinaan. Manakala orang yang bercinta dan pernah berzina tidak layak berkahwin kecuali dengan orang yang pernah berzina. Allah berfirman: Lelaki yang berzina (lazimnya) tidak ingin berkahwin melainkan dengan perempuan yang berzina atau perempuan musyrik; dan perempuan yang berzina itu pula tidak ingin berkahwin melainkan oleh lelaki yang berzina atau lelaki musyrik. Dan perkahwinan yang demikian itu terlarang kepada orang-orang yang beriman.(Surah An-Nur: 3)

14) Jadi, orang yang pernah bercinta juga tidak sesuai untuk berkahwin dengan orang yang tidak pernah bercinta. Tidakkah itu suatu penghinaan dari Tuhan? Jadi orang yang bercinta hanya layak berkahwin dengan orang yang pernah bercinta juga?

Itulah pasangan yang layak untuk dirinya. Kerana wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik.

15) Kami telah berjanji sehidup semati…..

Apa ada pada janji cinta? Berapa banyak sudah janji cinta yang musnah? Lelaki, jangan diharap pada janji lelaki. Mereka hanya menunggu peluang keemasan sahaja. Habis madu, sepah dibuang. Pepatah itu diungkap kerana ia sering berulang sehingga menjadi pepatah.

16) Si dia ini lain dari yang lain. Dia lelaki yang penyayang dan bertanggungjawab.

Tahukah hati budi lelaki? Sejahat mana lelaki, apabila ingin mengambil seseorang wanita sebagai isteri dan seterusnya menjadi ibu untuk anak-anaknya, dia akan memilih wanita yang baik. Tetapi untuk berseronok dan berfoya-foya, lelaki biasanya akan memilih perempuan murahan kerana ia suatu pelaburan yang menguntungkan. Itulah rahsia lelaki.

17) Jadi, perempuan yang bercinta, jatuh maruahnya pada pandangan lelaki?

Tentu! Mana ada orang lelaki yang normal suka pada barang yang second hand sedangkan barang yang baru masih ada. Sesetengah mereka menggambarkan perempuan seperti kereta yang diletakkan di bilik pameran sahaja. Tapi ada orang yang boleh test drive. Ada pula yang kata; sekadar sepinggan mee goreng dan segelas sirap bandung, bawalah ke hulu, ke hilir. Sedihkan? Itulah hakikatnya!

18) Masih adakah orang yang tidak bercinta di zaman ini?

Ya! Masih ada orang suci dalam debu. Golongan ini akan sentiasa ada walaupun jumlah mereka kecil. Mereka akan bertemu suatu hari nanti. Mereka ada pasangannya. Firman Allah: Dan orang-orang lelaki yang memelihara kehormatannya serta orang-orang perempuan yang memelihara kehormatannya (yang memelihara dirinya dari melakukan zina)… Allah telah menyediakan bagi mereka segala keampunan dan pahala yang besar. (Surah Al-Ahzab: 35 )

19) Bagaimana kami?

Kamu masih ada peluang. Bertaubatlah dengan taubat nasuha. Berdoalah serta mohon keampunan dariNya. Mohonlah petunjuk dan kekuatan untuk mendapat redha-Nya. Kami ingin mendapat redha Tuhan. Tunjukkanlah bagaimana taubat nasuha. Taubat yang murni. Taubat yang sebenar-benarnya.Taubat yang memenuhi tiga syarat: i) Tinggalkan perbuatan maksiat. Putuskan hubungan cinta yang tidak diredhai Allah ini. ii) Menyesal. Menginsafi diri diatas tindak tanduk hidup yang menjurus diri dalam percintaan. iii) Berazam. Bertekad di dalam hati tidak akan bercinta lagi dengan sesiapa kecuali dengan seseorang yang bernama isteri atau suami. Saatnya adalah selepas ijab kabul.

Moga Allah terima taubat mu. Kita berpisah kerana Allah , kalau ada jodoh , tidak ke mana! Ya, Allah! Bantulah mereka. Kini mereka datang ke pintu-Mu mencari redha-Mu. Terimalah taubat mereka ”

p/s: So, bila agaknya kita boleh kapel? Sudah tentu selepas kita menjadi pasangan suami isteri yang sah!

Islam itu indah. Yakinlah kebenarannya dan janjinya.

p/s/s: Tahniah kepada anda kerana berjaya baca sampai habis. Anda dah kapel? Aku kapel selepas berkahwin! Bahagia dan tak perlu risau pandangan manusia dan pandanganNya!
___________________________________________________
copy n paste je nih.... jngan misunderstanding yg ak nih kawen plak..^_^


SUMBER:
Zul Finè
CintaAllahCintaAbadi@group/POST IN GROUP

Selasa, 7 Jun 2011

APA YANG DIDAPAT WANITA DI SYURGA?


Pria mendapatkan Bidadari di Surga, wanita mendapatkan apa ?

Pertanyaan:

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya: "Pria mendapatkan istri-istri bidadari di Surga, lalu wanita mendapatkan apa?

Jawaban:

Para wanita akan mendapatkan pria ahli Surga, dan pria ahli Surga lebih afdhal dari pada bidadari. Pria yang paling baik ada di antara pria ahli Surga. Dengan demikian, bagian wanita di Surga bisa jadi lebih besar dan lebih banyak daripada bagian pria, dalam masalah pernikahan. Karena wanita di dunia juga (bersuami) mereka mempunyai beberapa suami di Surga. Bila wanita mempunyai 2 suami, ia diberi pilihan untuk memilih di antara keduanya, dan ia akan memilih yang paling baik dari keduanya

(Fatawa wa Durusul Haramil Makki, Syaikh Ibn Utsaimin 1/132, yang dinukil dalam Al-Fatawa Al-Jami'ah lil Mar'atil Muslimah, edisi bahasa Indonesia "Fatwa-fatwa tentang wanita 3" cetakan Darul Haq)

Pertanyaan:

Syaikh Abdullah bin Jibrin ditanya: "Ketika saya membaca Al-Qur'an, saya mendapati banyak ayat-ayat yang memberi kabar gembira bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dari kaum laki-laki, dengan balasan bidadari yang cantik sekali. Adakah wanita mendapatkan ganti dari suaminya di akhirat, karena penjelasan tentang kenikmatan Surga senantiasa ditujukan kepada lelaki mukmin. Apakah wanita yang beriman kenimatannya lebih sedikit daripada lelaki mukmin?

Jawaban:

Tidak bisa disangsikan bahwa kenikmatan Surga sifatnya umum untuk laki-laki dan perempuan. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal diantara kamu, baik laki-laki ataupun perempuan" (Ali-Imran: 195).

"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik" (An-Nahl: 97).

"Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita, sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun" (An-Nisa': 124).

"Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu'min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta'atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar"(Al-Ahzab: 35).

Allah telah menyebutkan bahwa mereka akan masuk Surga dalam firman-Nya: "Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan" (Yasin: 56).

"Masuklah kamu ke dalam Surga, kamu dan istri-istri kamu digembirakan"(Az-Zukhruf: 70).

Allah menyebutkan bahwa wanita akan diciptakan ulang. “Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan" (Al-Waqi'ah: 35-36).

Maksudnya mengulangi penciptaan wanita-wanita tua dan menjadikan mereka perawan kembali, yang tua kembali muda. Telah disebutkan dalam suatu hadits bahwa wanita dunia mempunyai kelebihan atas bidadari karena ibadah dan ketaatan mereka. Para wanita yang beriman masuk Surga sebagaimana kaum lelaki. Jika wanita pernah menikah beberapa kali, dan ia masuk Surga bersama mereka, ia diberi hak untuk memilih salah satu di antara mereka, maka ia memilih yang paling bagus diantara mereka.

Rujukan:
Fatawal Mar'ah 1/13 yang dinukil dalam Al-Fatawa Al-Jami'ah lil Mar'atil Muslimah, edisi bahasa Indonesia "Fatwa-fatwa tentang wanita 3" cetakan Darul Haq Sumber: http://www.fatwaulama.com/





SUMBER:
BY:Ahmad Sholihin
CintaAllahCintaAbadi@groups/DOCS

ﺑﺴﻢﺃﻟﻠﻪﺃﻟﺮﺣﻤﻦﺃﻟﺮﺣﻴﻢ


ﺑﺴﻢﺃﻟﻠﻪﺃﻟﺮﺣﻤﻦﺃﻟﺮﺣﻴﻢ
Ya Allah jika aku jatuh cinta
cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMu
agar bertambah kekuatan ku untuk menyintaiMu
Ya Muhaimin, jika aku jatuh hati izinkanlah aku
menyentuh hati seseorang yang hatinya terpaut padaMu
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta nafsu
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati jagalah hatiku padanya
agar tidak berpaling daripada hatiMu
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu rindukanlah aku
pada seseorang yang merindui syahid dijalanMu
Ya Allah jika aku menikmati cinta kekasihku
janganlah kenikmatan itu melebihi
indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirMu
Ya Allah, jika aku jatuh hati kepada kekasihku Ya Allah
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh
dalam perjalanan panjang menyeru manusia padaMu
Ya Allah jika kau halalkan aku merindui kekasihku
jangan biarkan aku melampaui batas sehingga
melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi
hanya kepadaMu...Amin Ya Rabbal Alamin...


kalau kita mencari cinta pada manusia
belum tentu kita temui cinta sejati
kalau kita mencari cinta pada ilahi
Dia pasti menerima cinta kita
dan itulah cinta yang hakiki

semoga cinta yang dicari
semua telah ditemui, semoga
Allah meletakkan kita dibawah payung rahmat kasihNya...
Insyaallah...

SUMBER:
BY:SOMEONE
CINTA ALLAH CINTA ABADI/Doc

Jumaat, 3 Jun 2011

Tiga Cahaya


Di hari kiamat ada tiga cahaya yang berlainan:
* Cahaya yang pertama seperti bintang-bintang.
* Cahaya yang kedua seperti cahaya bulan.
 * Cahaya yang ketiga seperti cahaya matahari.
 Apabila ditanya cahaya apakah ini ? Lalu dijawab :
"Cahaya yang pertama ialah cahaya wajah-wajah manusia yang ketika di dunia, mereka akan meninggalkan pekerjaan dan terus bersuci dan mengambil air sembahyang apabila terdengar azan.
"Yang kedua ialah cahaya wajah mereka yang mengambil air sembahyang sebelum azan.
"Cahaya yang ketiga ialah cahaya mereka seperti matahari. Mereka di dunia sudah bersiap sedia di dalam masjid sebelum azan lagi."


SUMBER:
CINTA ALLAH CINTA ABADI/Docs

Khamis, 2 Jun 2011

19 hadith tentang wanita


19 hadith tentang wanita
1. Doa perempuan lebih makbul daripada lelaki kerana
sifat penyayangnya yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika
ditanya kepada Rasulullah akan hal tersebut, jawab baginda, "Ibu lebih
penyayang daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia".

2. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam
rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya.Allah
mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan
darinya 1,000 kejahatan.

3. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak
bersalin, maka Allah mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada
jalan Allah.

4. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak,
keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

5. Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi
ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.

6. Apabila semalaman ibu tidak tidur dan memelihara
anaknya yang sakit, maka Allah memberinya pahala seperti memerdekakan 70 hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah.

7. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya,
darjatnya seumpama orang yang sentiasa menangis kerana takutkan
Allah dan orang yang takutkan Allah, akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

8. Barangsiapa membawa hadiah, (barang makanan dari pasar) ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya
seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak
lelaki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah
dia memerdekakan anak Nabi Ismail.

9. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan
agama, maka Allah memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

10. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa
bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya,
masuklah dia dari pintu syurga mana sahaja yang dikehendaki.

11. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1,000 lelaki yang soleh.

12. Aisyah berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah,
siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab Rasulullah,
"Suaminya".
"Siapa pula berhak terhadap lelaki?" Jawab Rasulullah,
"Ibunya".

13. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibubapamu,
maka jawablah panggilan ibumu dahulu.

14. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di
laut,burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua
beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya serta menjaga sembahyang dan puasanya.

15. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan
tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

16. Syurga itu di bawah tapak kaki ibu.

17. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akantinggal bersama aku (Nabi s.a.w) di dalam syurga.

18. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara
perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan
mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya syurga.

19. Daripada Aisyah r.a. Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuan lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka
akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.


wallahua'lam...

SUMBER:
CINTA ALLAH CINTA ABADI/Docs

semaikan cinta kita begini


ada sesuatu yang abg nk sampaikan.....
abg nk ckp pada sayang " cinta agung adlah cinta ilahi"
abg nk ckp pada sayang " cinta manusia blh buat sayang alpa"
abg nasihatkan sayang " jgn mencintai abg lbh dari sayang cintakan allah"
abg nasihatkan sayang "jgn mengingatiku lbh dari sayang mengingati yg kuasa"
abg nasihatkan sayang "jgn mendoakanku lbh dr sayang mendoakan kedua ibuayah syng
abg nk bgtaw sayang "dahulukan allah krn disitu ada syurga"
abg nk bgtaw sayang "dahulukan ibuayah sayng krn ditelepak itu syurgasyng"
abg nk ingatkan sayang "abg tpikat pada sayang bkn pada rupa tp pd iman
abg nk ingatkan sayang"abg kasihkan sayang krn satun budi sayng"
abg nk sayang sedar " bila sayang dah mula menagung cinta manusia lbh dr cinta allah
abg nk sayang sedar "tanggungjawab sayang pada keluarga sayang
ABG NK SAYANG SEDAR "ABG MILIK YANG ESA"
abg nk sayang sedar "yg abg sentiasa sayangkan sayang"
abg nk sayang sedar "bila angan2 dah menguasai diri
abg nk sayang sedar "andai abg enggan dirapati krn menjaga batas"
abg nk sayang sabar "bila jarak menjadi penyebab penambah rindu"
abg nk sayang sabar "bila ujian mekanda dalam percintaan kita"
sayang ingat pesan ini" abg tak nak menjadi fitnah besar kpd sayang"
sayang ingat pesan ini "abg tak mahu mjadi punca kegagalan sayang"
sayang juga ingat pesan ini "abg sentiasa berdoa agar allah menjaga sayang jika abg pergi dulu sblm sayang"
abg nk khabar pd sayang "abg tak mahu melekakan sayang"
abg nk khabar pd sayang "abg nk sayang bjaya dalam impian dan cita cita sayang"
abg juga bharap "sayang jadilah penyokong dalam kejayaan abg"
abg nk sayang tau "abg mendambakan cinta suci terjaga"
abg nk sayang tau "CINTA KERANA ALLH tak ternilai harganya"
abg nk sayang tau " hubungan ini akn terjaga selagi sayang menjaga hubungan sayang denagn yang esa'


SUMBER:
CINTA ALLAH CINTA ABADI/Docs

BANGKITLAH AL-AQSA AS SYARIF........




BANGKITLAH AL-AQSA AS SYARIF........
Assalamualaikum ikhwah dan akhawat sekalian,

Sejak Al-Quds dijajah pada tahun 1967, bangsa Zionis telah berusaha dengan segala kemampuanya untuk mencelup kota Al-Quds dengan celupan Yahudi dan cuba menghapuskan semua bukti-bukti kebudayaan Islam di kota tersebut.

Sementara itu, penggalian di bawah Masjid Al-Aqsha dan sekitarnya terus mereka lakukan. Penggalian ini akan merobohkan sejumlah bangunan bersejarah di Al-Quds. Untuk mempercepatkan tujuannya, Israel menggunakan bahan kimia bagi menghancurkan tiang-tiang yang berada di bawah Al-Aqsha.

Pemerintah Israel terus melakukan pembaharuan dalam projek meyahudikan Al-Quds terutama di wilayah timurnya seperti :

1. Membangun tempat parkir kereta setinggi 7 tingkat yang dapat menampung ribuan kenderaan.

2. Memasang portal di pintu Al-Asbath menuju Kota Lama bagi menghalang warga Palestin masuk ke kawasan tersebut.

3. Membangun jambatan layang-layang dari Jabal Zaitun melalui gerbang Al-Rahmah tembus hingga ke Barat Al-Quds di Silwan.

4. Membangun terowong kereta dari pintu Hebron menuju tembok ratapan di dinding Al-Buraq.

Kesemua pembangunan ini jelas mengancam sejumlah wilayah bersejarah di Kota Lama Al Quds.

Di sisi lain, serbuan bertubi-tubi terhadap Masjid Al-Aqsha hasil kerjasama antara pemerintah Israel dan kelompok radikal Zionis tidak lagi dilakukan dengan sembunyi-sembunyi tapi secara terang-terangan dan diketahui oleh masyarakat ramai.

Penggalian yang mereka lakukan secara “marathon” dan bukan lagi tersembunyi  bahkan terang-terangan itu belum juga menemui kesan-kesan Haikal yang mereka dakwa berada di dalamnya. Walaupun sudah terbongkar, tidak ada bukti-bukti yang sahih berupa “Bekas Kerajaan Daud” yang mereka dakwa sebagai Haikal Sulaiman yang dikatakan berada di atas tapak Masjid Al-Aqsha, namun pemerintah Israel tidak pernah berhenti melakukan penggalian tersebut.

Ini tiada tujuan lain melainkan mereka ingin sekali menghancurkan bangunan-bangunan bersejarah milik umat Islam termasuk di dalamnya kiblat pertama umat Islam iaitu Masjid Al-Aqsha.

Persoalannya sekarang, apakah Allah akan memberikan kesempatan bagi Zionis untuk menghancurkan Al-Aqsha???

Sebahagian orang mungkin berkata, tidak mungkin Al-Aqsha dapat dihancurkan oleh Israel kerana Al-Aqsha merupakan kiblat pertama umat Islam. Dengan kedudukan yang tinggi dalam agama, tidak mungkin Zionis dapat menghancurkanya sebagaimana Abrahah dahulu tidak dapat menghancurkan Ka’bah.

Nabi Muhammad saw pun pernah berbicara tentang fitnah yang akan berlaku di akhir zaman dan tidak disebutkan tentang kehancuran Al-Aqsha.

Inilah yang sering kita dengar dari sebahagian besar kaum muslimin. Dalam setiap kesempatan mereka mengatakan, bagi Al-Aqsha ada pemeliharanya iaitu Allah swt.

Betul, memang tidak ada khabar atau hadits yang menyatakan kehancuran Al-Aqsha tetapi itu tidak bererti ia tidak akan berlaku. Tidak semestinya semua yang tidak ada nashnya tidak akan berlaku. Banyak sekali peristiwa yang berlaku, tetapi tidak ada nash yang menjelaskanya, walaupun hanya sekadar hadits dhaif.

Ka’bah dahulu pernah dihancurkan pada zaman Hajjaj bin Yusuf Al-Tsaqafi. Ia menggempurnya dengan lastik raksasa untuk menghancurkan Abdullah bin Zubair ra. Begitu juga dengan kaum Qaramithah yang mencuri Hajarul Aswad pada tahun 293 H. Selama 22 tahun, Hajarul Aswad berada dalam kekuasaan Qaramithah.

Bukan itu sahaja, disebutkan dalam Shahih Bukhari, Rasulullah saw mengatakan ;

“Ka’bah akan dirosakkan oleh kelompok Dzu Suwaiqatan dari Habsyah, ia akan dirampas perhiasannya serta dicabut kelambunya. Akan tetapi aku hanya melihatnya membiarkannya ia terlepas dipukul dengan penyodok dan cangkulnya”.

Dari sini jelaslah, Ka’bah atau Baitullah Al-Haram akan dihancurkan dan yang menghancurkanya adalah seseorang dari keturunan Habsyah (Ethiopia).

Jika Baitullah pun akan hancur, maka bagaimana dengan Masjid Al-Aqhsa yang darjat dan kedudukannya lebih bawah dari Masjid Al-Haram???

Dr Abdul Aziz Kamil mengatakan :

“Tidak ada nash yang dapat dijadikan pegangan yang menunjukkan bahwa penghancuran Masjid Al-Aqsha adalah sesuatu yang mustahil dan perkara tersebut bukan salah satu syarat dari peristiwa fitnah akhir zaman. Lebih dari itu, banyak peristiwa yang berlaku tanpa disebutkan dalam ayat mahupun hadits. Sebahagiannya telah dikhabarkan dan sebahagiannya terhapus dari ingatan”.
Tinggal satu lagi pertanyaan iaitu kenapa Baitullah Al-Haram dilindungi oleh Allah ketika pasukan Abrahah mahu menghancurkanya tetapi Allah tidak melindunginya ketika dihancurkan oleh Hajjaj bin Yusuf atau ketika dicuri batunya oleh golongan Qaramithah atau tidak akan dilindungi ketika nanti
dihancurkan oleh orang Habsyah?

Jawabannya mungkin, ketika raja Abrahah datang hendak menghancurkan Ka’bah, di sana tidak ada orang yang dibebani secara syar’i untuk melindunginya.

Bangsa Arab dahulu mengagungkan Ka’bah kerana bangunan tersebut dibangun oleh datuk mereka Ibrahim dan Ismail alaihimassalam. Namun, setelah datangnya Islam, ada yang dibebani secara agama untuk melindungi dan mempertahankan Baitullah Al-Haram untuk menumpahkan segala kemampuanya bagi melindunginya, iaitu umat Islam.
Di sanalah akan terlihat siapa yang bersusah payah dalam melindunginya dan siapa yang melalaikannya.

Kesimpulannya, jika umat Islam tidak membelanya maka tidak menghairankan apabila suatu hari apabila kita bangun dari tidur sementara bangsa Yahudi sudah menghancurkan Masjid Al-Aqsa.

Inilah yang ditulis oleh As-Syahid Abdul Aziz Al-Rantisi dalam sebuah makalahnya yang ia tulis setelah gugurnya As-Syahid Syaikh Ahmad Yasin.

Ia mengatakan ;

“Saya mengira bahwa Allah akan memberi kesempatan bagi Zionis untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsha sebagaimana mereka dibiarkan membunuh As-Syahid Ahmad Yasin”.
Sebenarnya, masalah Al-Aqsha sama dengan Masjid Al-Haram dari segi kemungkinan penghancurannya.

Mungkin Yahudi dapat menghancurkan al-Aqsha. Kenapa tidak?

Mereka telah membakarnya pada tahun 1969 sementara Al-Aqsha sekarang berdiri di atas sejumlah terowong hasil dari aktiviti penggalian di mana ketika ini Al-Aqsha tidak mempunyai asas untuk menguatkan bangunannya ke dalam tanah.

Namun ada yang berhujjah dengan hadits Nabi saw yang mengatakan :

“Aku peringatkan kamu dengan fitnah Dajjal. Tidak ada seorang Nabipun, kecuali telah memberikan peringatan kepada umatnya (tentang Dajjal). Ia adalah keturunan Nabi Adam yang mata kirinya buta (tidak dapat melihat), pohon-pohon tidak tumbuh. Ia menguasai satu jiwa kemudian membunuhnya lalu menghidupkanya kembali. Ia pun tidak menguasai yang lainya. Bersamanya ada syurga, neraka, sungai, air, gunung dan roti. Sesungguhnya syurganya adalah neraka. Dan nerakanya adalah syurga. Ia akan hidup bersama kamu selama 40 malam. Ia dapat berpindah dan mengunjungi semua tempat kecuali empat masjid, Masjid Al-Haram, Masjid Madinah, Masjid Tursina dan Masjid Al-Aqsha. Potongan tubuhnya seperti kamu dan sesungguhnya Allah tidak buta”.
Inilah hadits yang dijadikan alasan namun mungkin juga boleh berlaku selain dari itu di mana mungkin sahaja Al-Aqsha dihancurkan lalu dibangunkan kembali atau yang dimaksudkan dengan masjid di sini adalah tempat di mana dibangunnya Masjid Al-Aqsha.

Rasulullah saw pun pernah solat mengimami para Nabi di Masjid Al-Aqsha pada malam Isra’ dan Mi’raj padahal di sana belum ada bangunan Masjid Al-Aqsha ketika itu.

Bangunan Masjid Al-Aqsha hanya dibangunkan pada pemerintahan Amirul Muminin, Umar Ibnu Al-Khattab ra.

Walaubagaimana tingginya kedudukan Al-Aqsha, namun tentu tidak melebihi kedudukannya dari Masjid Al-Haram dan Masjid Al-Haram tidak lebih tinggi kedudukannya dari kehormatan darah seorang muslim.
Rasulullah saw pernah bersabda dalam khutbah haji wada’ :

“Ketahuilah, semulia-mulia hari adalah hari ini, semulia-mulia bulan adalah bulan ini, semulia-mulia negeri adalah negeri ini. Ketahuilah, sesungguhnya darah kamu, harta kamu terhormat, sebagaimana terhormatnya hari ini, bulan ini dan negeri ini”.
Dan dalam riwayat yang lain dari Abdullah bin Umar ia berkata, aku melihat Rasulullah saw thawaf mengelilingi Ka’bah dan berkata :

“Sebaik-baik wangian adalah wangimu, seagung-agung kehormatan adalah kehormatanmu. Demi jiwa Muhammad yang ada dalam genggamanNya, kehormatan seorang mu’min lebih agung daripada kehormatanmu di sisi Allah. Lebih terhormat darimu darahnya dan hartanya dan berbaik sangkalah kepadanya”.
Jika kehormatan darah seorang muslim lebih tinggi daripada kehormatan Baitullah Al-Haram, maka tidak ragu lagi, darah seorang muslim lebih terhormat di sisi Allah berbanding Masjid Al-Aqsha, walaubagaimana tinggi pun sekalipun kedudukan Masjid Al-Aqsha di sisi umat Islam.
Kaum muslimin ketika ini, di manapun mereka, berada dalam kongkongan kesombongan dunia dan kezaliman antarabangsa. Bangsa Palestin berkubang dalam penjajahan Zionis yang zalim. Mereka dibunuh setiap hari, tanpa perikemanusiaan. Tidak dibezakan antara anak kecil, orang tua, laki-laki mahupun perempuan. Mereka diperlakukan sama. Kesalahan mereka hanya satu iaitu kerana mereka adalah seorang muslim.

Besarnya kehancuran dan kerosakan serta darah yang mengalir dari para syuhada’, anak-anak, wanita dan warga awam merupakan hasil dari peperangan yang ditebarkan oleh Zionis secara zalim dan keji ke atas Gaza dan Al Aqsha yang mulia menegaskan bahwa Zionis jika menguasai umat Islam dan dunia akan melakukan apa sahaja terhadap umat Islam dan umat manusia sesuai dengan kehendak mereka tanpa:

1. Mempertimbangkan dan menghormati perjanjian yang telah mereka buat.
2. Mempedulikan penderitaan yang dialami oleh umat Islam.
3. Merasa bersalah terhadap perbuatan yang telah mereka lakukan.
4. Mempedulikan pelanggaran hak ke atas warga yang tidak berdosa.

Bahkan kerana kerasnya hati mereka dan didorong oleh kebencian dan kemurkaan, dengan berleluasa mereka melakukan pelanggaran lebih besar jika mereka mampu melakukannya, sebagaimana yang firman Allah swt :

“Jika mereka menangkap kamu, niscaya mereka bertindak sebagai musuh bagimu dan melepaskan tangan dan lidah mereka kepadamu dengan menyakiti(mu) ; dan mereka ingin supaya kamu (kembali) kafir”. (QS Al-Mumtahanah : 2)
Mereka tidak akan pernah terlambat melakukan pembantaian terhadap umat Islam tanpa ada belas kasihan sedikitpun kecuali jika mereka dalam keadaan lemah. Dan perkara ini bukanlah suatu kecelakaan atau sesuatu yang sifatnya sementara, namun ianya bersifat kekal dan sepanjang masa kerana permusuhan mereka terhadap kebenaran dan pembawa kebenaran dalam sepanjang waktu dan masa dari sejarah umat manusia adalah kekal tanpa terkecuali!
Allah swt berfirman :

“Bagaimana boleh (ada Perjanjian dari sisi Allah dan Rasul-Nya dengan orang-orang musyrikin), Padahal jika mereka memperolehi kemenangan terhadap kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Mereka menyenangkan hatimu dengan mulutnya, sedang hatinya menolak. Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang Fasik (tidak menepati perjanjian). Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya Amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu. Mereka tidak memelihara (hubungan) kerabat terhadap orang-orang mu’min dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. dan mereka Itulah orang-orang yang melampaui batas”. (QS At-Taubah : 8-10)
Oleh kerana itu, mereka adalah kaum yang sentiasa :

a. Melakukan kezaliman.
b. Melakukan pembangkangan dan pelanggaran.
c. Tidak pernah menghargai nilai-nilai kesucian dan tempat-tempat yang disucikan.
d. Tidak pernah menghargai harga diri dan kehormatan manusia.
e. Menginjak-injak segala sesuatu yang diagungkan dan dihormati oleh manusia seperti etika dan akhlak, agama dan keyakinan.

Allah swt berfirman :

“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik”. (QS Al-Maidah : 82)
Lihatlah pasukan angkuh AS telah menghancur leburkan Irak padahal dulunya ia sebagai pusat kebudayaan dan kekhalifahan Islam. Bahkan kita melihat, bagaimana tentera AS melakukan sesuatu di atas semua bentuk kejahatan terhadap saudara kita.
Di antara mereka ada yang :

a. Dibunuh.
b. Dipenjara.
c. Dicabul kehormatannya.

Bukankah ini lebih besar di sisi Allah berbanding Masjid Al-Aqsha???
Apakah ia belum cukup untuk membangkitkan umat Islam???
KEWAJIBAN UMAT ISLAM
Sesungguhnya kewajiban kita sebagai umat Islam terhadap Palestin dan peranan kita dalam membela sangatlah penting.

KEWAJIBAN PERTAMA
a. Meluruskan niat kita.
b. Memperbarui iman kita.
c. Mengikatkan diri kita kepada Allah.
d. Meminta pertolongan kepadaNya.
e. Bertawakal kepadaNya di setiap amal dan jihad serta pengorbanan kita.
f. Meyakini bahwa jihad adalah puncak dari tingkatan Islam dan di sanalah harga diri dan kemuliaan kita.

KEWAJIBAN KEDUA

a. Setiap keluarga muslim mesti menanamkan dalam hatinya dan hati anak-anaknya bahwa masalah utamanya, cita-citanya yang terbesar dan yang paling menyibukkannya adalah membebaskan Palestin.

b. Mereka mesti dididik sejak dalam kandungan lagi untuk cinta kepada Allah, RasulNya serta cinta jihad di jalan Allah.
c. Mengajarkan kepada mereka bahwa cinta kepada Palestin dan masjid Al-Aqsha adalah sebahagian dari iman.

d. Mereka mesti diajarkan bahwa tidak ada persamaan antara jihad dan terorisma di mana jihad adalah pengorbanan untuk mengembalikan hak yang dirampas, membela kehormatan dan mengusir penjajah sehingga kalimah Allah menjadi yang tertinggi.

e. Mereka mesti diajarkan bahwa terorisma adalah penjajahan terhadap negeri orang lain, merampas secara paksa kekayaan alam negeri lain, mengusir warganya yang aman, mengalirkan darah orang-orang yang tidak bersalah, wanita dan anak-anak dari negeri mereka.
KEWAJIBAN KETIGA
a. Wajib membantu dan mendukung bangsa yang terkepung dengan segala kemampuan bagi setiap muslim. Dulu Ikhwanul Muslimin di Mesir menyebutnya sebagai tindakan “1 Qirsy (jenis mata wang Mesir dulu) untuk Palestin” manakala hari ini, setiap muslim mesti menyediakan sebahagian hartanya untuk membantu saudara mereka di Palestin yang terkepung dengan nama “1 Junaih (mata wang Mesir sekarang) untuk Palestin” atau juga 1 Ringgit, 1 Dollar bagi setiap matawang masing-masing setiap bulan secara minima atau lebih.

b. Mesti melatih anak-anak untuk menabung wang sakunya untuk mendukung dan membantu anak-anak yatim Palestin yang terusir.

KEWAJIBAN KEEMPAT
Barangsiapa yang tidak mampu berjihad dengan harta maka kewajibannya adalah dengan :

a. Memenuhi hatinya dengan cinta kepada para mujahidin.
b. Cinta melihat keadilan kepada sebuah bangsa.
c. Menolong mereka.
d. Mendorong manusia untuk berinfak demi mereka.
e. Bangun malam dengan berdoa di tengah malam dengan segenap hati yang tulus agar Allah mengangkat penderitaan mereka serta menolong mereka kerana panahan di tengah malam sangat tepat dan tidak akan tersalah bidikan.


“Tiada dosa (lantaran tidak pergi berjihad) atas orang-orang yang lemah, orang-orang yang sakit dan atas orang-orang yang tidak memperolehi apa yang akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah dan RasulNya. Tidak ada jalan sedikitpun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS At-Taubah : 91)
KEWAJIBAN KELIMA
Ikut serta dalam demonstrasi massa dan sokongan padu dalam mendukung bangsa Palestin yang terkepung dan mereka yang membela masjid Al-Aqsha dan tempat suci lainnya.

KEWAJIBAN KEENAM

Menghubungi saudara-saudara kita di Palestin dengan telefon atau melalui jaringan informasi untuk mendukung mereka dan memberikan segala sokongan yang diperlukan untuk menghadapi musuh sambil berdoa.

Ya Allah, sesungguhnya Al-Aqsha dulu pernah ditawan oleh tentera salib selama 90 tahun namun bangunan sejarah dan Masjidnya masih tersergam tetapi kini ia mengalami bahaya keruntuhan dan kemusnahan setelah terjajah oleh rejim Zionis Yahudi selama 44 tahun. Datangkanlah hamba-hambaMu yang akan membebaskan Al-Aqsha As-Syarif dan hancurkanlah penguasaan mereka terhadapnya serta kembalikanlah ia ke tangan umat Islam.

Ameen Ya Rabbal Alameen

SUMBER:
CINTA ALLAH CINTA ABADI/Docs

Rabu, 1 Jun 2011

PERISTIWA ANEH SEBUAH JENAZAH ... (Kisah Nyata) ...


PERISTIWA ANEH SEBUAH JENAZAH ... (Kisah Nyata) ...
Bismillahir-Rahmanir-Rahim .....
Ini adalah kisah nyata, kisah proses penguburan seorang pejabat di sebuah kota di Jawa Timur. Nama dan alamat sengaja tidak disebutkan untuk menjaga nama baik jenazah dan keluarga yang ditinggalkan. Insya Allah kisah ini menjadi hikmah dan cermin bagi kita semua sebelum ajal menjemput.   Kisah ini diceritakan langsung oleh seorang Modin (pengurus jenazah) kepada saya. Dengan gaya bertutur, selengkapnya ceritanya begini :   Saya terlibat dalam pengurus jenazah lebih dari 16 tahun, berbagai pengalaman telah saya lalui, sebab dalam jangka atau kurun waktu tersebut macam-macam jenis mayat sudah saya tangani. Ada yang meninggal dunia akibat kecelakaan, sakit tua, sakit jantung, bunuh diri dan sebagainya. Bagaimanapun, pengalaman mengurus satu jenazah seorang pejabat yang kaya serta berpengaruh ini, menyebabkan saya dapat kesempatan 'istimewa' sepanjang hidup. Inilah pertama saya bertemu cukup aneh, menyedihkan, menakutkan dan sekaligus memberikan banyak hikmah.   Sebagai Modin tetap di desa, saya diminta oleh anak almarhum mengurus jenazah Bapaknya. Saya terus pergi ke rumahnya. Ketika saya tiba sampai ke rumah almarhum tercium bau jenazah itu sangat busuk. Baunya cukup memualkan perut dan menjijikan. Saya telah mengurus banyak jenazah tetapi tidak pernah saya bertemu dengan mayat yang sebusuk ini. Ketika saya lihat wajah almarhum, sekali lagi saya tersentuh. Saya tengok wajahnya seperti dirundung oleh macam-macam perasaan takut, cemas, kesal dan macam-macam. Wajahnya seperti tidak mendapat nur dari Allah SWT.   Kemudian saya pun ambil kain kafan yang dibeli oleh anak almarhum dan saya potong. Secara kebetulan pula, disitu ada dua orang yang pernah mengikuti kursus "fardu kifayah" atau pengurus jenazah yang pernah saya ajar. Saya ajak mereka mambantu saya dan mereka setuju.   Tetapi selama memandikan mayat itu,kejadian pertama pun terjadi, sekedar untuk pengetahuan pembaca, apabila memandikan jenazah, badan mayat itu perlu dibangunkan sedikit dan perutnya hendaklah diurut-urut untuk mengeluarkan kotoran yang tersisa. Maka saya pun urut-urut perut almarhum. Tapi apa yang terjadi, pada hari itu sangat mengejutkan.   Allah SWT berkehendak dan menunjukkan kekuasaannya karena pada hari tersebut, kotoran tidak keluar dari dubur akan tetapi melalui mulutnya. Hati saya berdebar-debar. Apa yang sedang terjadi di depan saya ini? Telah dua kali mulut mayat ini memuntahkan kotoran, saya harap hal itu tidak terulang lagi karena saya mengurut perutnya untuk kali terakhir.   Tiba-tiba ketentuan Allah SWT berlaku, ketika saya urut perutnya keluarlah dari mulut mayat itu kotoran bersama beberapa ekor ulat yang masih hidup. Ulat itu adalah seperti ulat kotoran (belatung). Padahal almarhum meninggal dunia akibat diserang jantung dan waktu kematiannya dalam tempo yang begitu singkat mayatnya sudah menjadi demikian rupa ? saya lihat wajah anak almarhum.   Mereka seperti terkejut. Mungkin malu, terperanjat dan aib dengan apa yang berlaku pada Bapaknya,kemudian saya tengok dua orang pembantu tadi, mereka juga terkejut dan panik. Saya katakan kepada mereka,"Inilah ujian Allah terhadap kita". Kemudian saya minta salah satu seorang dari pada pembantu tadi pergi memanggil semua anak almarhum.   Almarhum pada dasarnya seorang yang beruntung karena mempunyai tujuh orang anak, kesemuanya laki-laki. Seorang berada di luar negeri dan enam lagi berada di rumah. Ketika semua anak almarhum masuk,saya nasehati mereka. Saya mengingatkan mereka bahwasanya tanggung jawab saya adalah membantu menguruskan jenazah Bapak mereka,bukan menguruskan semuanya,tanggung jawab ada pada ahli warisnya.   Sepatutnya sebagai anak, mereka yang lebih afdal menguruskan jenazah Bapak mereka itu,bukan hanya iman,hanya bilal,atau guru. Saya kemudian meminta ijin serta bantuan mereka untuk menunggingkan mayat itu. Takdir Allah ketika ditunggingkan mayat tersebut,tiba-tiba keluarlah ulat-ulat yang masih hidup, hampir sebaskom banyaknya. Baskom itu kira-kira besar sedikit dari penutup saji meja makan. Subhanallah suasana menjadi makin panik. Benar-benar kejadian yang luar biasa sulit diterima akal pikiran manusia biasa. Saya terus berdoa dan berharap tidak terjadi lagi kejadian yang lebih ganjil. Selepas itu saya memandikan kembali mayat tersebut dan saya ambilkan wudhu. Saya meminta anak-anaknya kain kafan.   Saya bawa mayat ke dalam kamarnya dan tidak diijinkan seorang pun melihat upacara itu terkecuali waris yang terdekat sebab saya takut kejadian yang lebih aib akan terjadi. Peristiwa apa pula yang terjadi setelah jenazah diangkat ke kamar dan hendak dikafani, takdir Allah jua yang menentukan, ketika mayat ini diletakkan di atas kain kafan, saya dapati kain kafan itu hanya cukup menutupi ujung kepala dan kaki tidak ada lebih, maka saya tak dapat mengikat kepala dan kaki.   Tidak keterlaluan kalau saya katakan ia seperti kain kafan itu tidak mau menerima mayat tadi. Tidak apalah, mungkin saya yang khilaf dikala memotongnya. Lalu saya ambil pula kain, saya potong dan tampung di tempat-tempat yang kurang.Memang kain kafan jenazah itu jadi sambung-menyambung, tapi apa mau dikata, itulah yang dapat saya lakukan.Dalam waktu yang sama saya berdoa kepada Allah "Ya Allah, jangan kau hinakan jenazah ini ya Allah, cukuplah sekedar peringatan kepada hamba-Mu ini."   Selepas itu saya beri taklimat tentang sholat jenazah tadi, satu lagi masalah timbul, jenazah tidak dapat dihantar ke tanah pekuburan karena tidak ada mobil jenazah/mobil ambulance. Saya hubungi kelurahan, pusat Islam, masjid, dan sebagainya, tapi susah. Semua sedang terpakai, beberapa tempat tersebut juga tidak punya kereta jenazah lebih dari satu karena kereta yang ada sedang digunakan pula.   Suatu hal yang saya pikir bukan sekedar kebetulan. Dalam keadaan itu seorang hamba Allah muncul menawarkan bantuan. Lelaki itu meminta saya menunggu sebentar untuk mengeluarkan van/sejenis mobil pick-up dari garasi rumahnya. Kemudian muncullah sebuah van. Tapi ketika dia sedang mencari tempat untuk meletakkan vannya itu dirumah almarhum, tiba-tiba istrinya keluar. Dengan suara yang tegas dia berkata dikhalayak ramai: "Mas, saya tidak perbolehkan mobil kita ini digunakan untuk angkat jenazah itu, sebab semasa hayatnya dia tidak pernah mengijinkan kita naik mobilnya." Renungkanlah kalau tidak ada apa-apanya,tidak mungkin seorang wanita yang lembut hatinya akan berkata demikian. Jadi saya suruh tuan yp punya van itu membawa kembali vannya.   Selepas itu muncul pula seorang lelaki menawarkan bantuannya. Lelaki itu mengaku dia anak murid saya. Dia meminta ijin saya dalam 10-15 menit membersihkan mobilnya itu. Dalam jangka waktu yang ditetapkan itu,muncul mobil tersebut, tapi dalam keadaan basah kuyup. Mobil yang dimaksudkan itu sebenarnya lori. Dan lori itu digunakan oleh lelaki tadi untuk menjual ayam ke pasar,dalam perjalanan menuju kawasan pekuburan,saya berpesan kepada dua pembantu tadi supaya masyarakat tidak usah membantu kami menguburkan jenazah,cukup tinggal di camping saja akan lebih baik. Saya tidak mau mereka melihat lagi peristiwa ganjil. Rupanya apa yang saya takutkan itu berlaku sekali lagi, takdir Allah yang terakhir amat memilukan.   Sesampainya Jenazah tiba di tanah pekuburan, saya perintahkan tiga orang anaknya turun ke dalam liang dan tiga lagi menurunkan jenazah. Allah berkehendak semua atas makhluk ciptaan-Nya berlaku, saat jenazah itu menyentuh ke tanah tiba-tiba air hitam yang busuk baunya keluar dari celah tanah yang pada asal mulanya kering.   Hari itu tidak ada hujan, tapi dari mana datang air itu? sukar untuk saya menjawabnya. Lalu saya arahkan anak almarhum, supaya jenazah bapak mereka dikemas dalam peti dengan hati-hati. Saya takut nanti ia terlentang atau telungkup na'udzubillah. Kalau mayat terlungkup, tak ada harapan untuk mendapat safa'at Nabi. Papan keranda diturunkan dan kami segera timbun kubur tersebut. Selepas itu kami injak-injak tanah supaya mampat dan bila hujan ia tidak mendap/ambrol. Tapi sungguh mengherankan, saya perhatikan tanah yang diinjak itu menjadi becek. Saya tahu, jenazah yang ada di dalam telah tenggelam oleh air hitam yang busuk itu.   Melihat keadaan tersebut, saya arahkan anak-anak almarhum supaya berhenti menginjak tanah itu. Tinggalkan lobang kubur 1/4 meter. Artinya kubur itu tidak ditimbun hingga ke permukaan lubangnya, tapi ia seperti kubur berlobang. Tidak cukup dengan itu, apabila saya hendak bacakan talqin, saya lihat tanah yang diinjak itu ada kesan serapan air.   Masya Allah, dalam sejarah peristiwa seperti itu terjadi. Melihat keadaan itu, saya ambil keputusan untuk selesaikan penguburan secepat mungkin.   Sejak lama terlibat dalam penguburan jenazah, inilah mayat yang saya tidak talqimkan. Saya bacakan tahlil dan doa yang paling ringkas. Setelah saya pulang ke rumah almarhum dan mengumpulkan keluarganya. Saya bertanya kepada istri almarhum, apakah yang telah dilakukan oleh almarhum semasa hayatnya.  
1. Apakah dia pernah menzalimi orang alim ?
2. Mendapat harta secara merampas,menipu dan mengambil yang bukan haknya?
3. Memakan harta masjid dan anak yatim ?
4. Menyalahkan jabatan untuk kepentingan sendiri ?
5. Tidak pernah mengeluarkan zakat, shodaqoh atau infaq ?  

Istri almarhum tidak dapat memberikan jawabannya. Memikirkan mungkin dia malu Untuk memberi tahu, saya tinggalkan nomor telepon rumah. Tapi sedihnya hingga sekarang, tidak seorang pun anak almarhum menghubungi saya. Untuk pengetahuan umum, anak almarhum merupakan orang yang berpendidikan tinggi hingga ada seorang yg beristrikan orang Amerika, seorang dapat istri orang Australia dan seorang lagi istrinya orang Jepang. Peristiwa ini akan tetap saya ingat. Dan kisah ini benar-benar nyata bukan rekaan atau isapan jempol. Semua kebenaran saya kembalikan kepada Allah SWT pencipta jagad raya ini.   Kepada kita semua pembaca setia renungan Media Informasi ini, tanyalah diri kita akankah kita menginginkan peristiwa itu terjadi pada diri kita sendiri, ibu, bapak kita, anak kita atau kaum keluarga kita ?   Renungkanlah... Pada akhirnya setelah semalam merenungkan artikel ini dalam hati terbersit do'a: "Ya Allah jauhkanlah Aku dan keluargaku dari peristiwa itu dan peristiwa yang semacam dengan itu. Ya Allah jauhkanlah Aku dan keluargaku dari akhlaq yang menjadikan peristiwa itu dan peristiwa yang semacam dengan itu."   Wassalamu'alaikum.   Untuk saudara-saudaraku yang kucintai karena Allah...kirimkan Berita ini kepada saudara-saudara kita yang lain untuk mengingatkan diri kita semua untuk selalu memperbaiki semua amalan dalam diri kita dan kita adalah mahluk yang lemah dimana apapun yang Allah inginkan tiada yang dapat menghalangiNya.
By: I Love Allah SWT and Prophet Muhammad SAW

SUMBER:
Noorsuhaida Mohamed/POST IN GROUP
CintaAllahCintaAbadi@group


MENCARI REDHO ALLAH DALAM TIGA PERKARA


ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABAROKATUH

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM

Sahabatku yang kukasih.
Untuk mencapai keredhoaan Allah,kita mesti memiliki tiga perkara,yakni kesempurnaan akal,kerendahan hati,dan keikhlasan dalam segala hal yang dilakukan, dalam perkara ini ulama termasyur :

IMAM ABDULLAH AL-HADDAD Berkata :
“Bukti paling nyata atas kesempurnaan akal seseorang adalah pujiannya kepada teman sejawat, bukti paling nyata atas kerendahan hati seseorang,ialah kerelaannya untuk diakhirkan di tempat yang semestinya ia berhak didahulukan dan bukti paling nyata keikhlasan seorang hamba ialah tidak menghiraukan dalam membuat marah makhluk dalam membela kebenaran.” (Imam Abdullah Al-Haddad)

KESEMPURNAAN AKAL

Saudara dan saudariku seiman.
Pada waktu seseorang mendapati teman yang selalu memberi kritik berguna kepadanya, dan ia senang dengan hal tersebut, itu petanda orang itu telah memili kesempurnaan akal. Sebaliknya, pada saat seseorang dikritik ia tidak mau menerima, itu artinya ia menganggap pendapatnya yang terbaik, ingin menang sendiri, egois, selalu mencari kesalahan (aib) orang lain dan selalu Ingin menjadi nomor satu, meskipun ia tidak ada kelayakan meraih tempat itu.

Adapun yang seharusnya kita miliki , pendapat dari siapapun kita tidak boleh dipandang sebelah mata,kita harus dipikir dan menilai, ambil yang baik dan tinggalkan selainnya.sebab Orang lainlah yang lebih dapat meneliti diri kita ketimbang diri kita sendiri. Kita hendaklah sentiasa bersangka baik terhadap orang lain.

Seperti pesan dari Syeikh Abdulkadir Al Jailani :
Jika engkau bertemu dengan seseorang, maka yakinilah bahawa dia lebih baik darimu. Ucapkan dalam hatimu “Mungkin kedudukannya di sisi Allah jauh lebih baik dan lebih tinggi dariku”.

Sahabatku yang kukasihi
Kesempurnaan akal seseorang akan terbukti jika ia mau mengakui keunggulan temannya. Ingat, kalau ia merasa unggul dari orang lain, dia adalah orang yang paling bodoh. Selain itu, ini juga suatu isyarat hendaknya kita dalam segala hal mendasarkannya dengan prasangka baik.Sikap semacam ini penting dimiliki agar tidak melihat semua orang sebagai lawan Husnuddzan kepada hamba termasuk perangai yang terbaik.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
“Ada dua perangai dimana tidak ada yang lebih baik dari selainnya: baik sangka kepada Allah dan kepada hamba-hambaNya.”

Allah Subhanahu Wa Ta'ala. berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan pra-sangka (kecurigaan), Karena sebagian dari pra-sangka itu dosa” (QS. Al-Hujurat: 12)

KERENDAHAN HATI

Sahabatku sebab pentingnya merendah diri maka,
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia. Adapun batharul haq artinya mengingkari kebenaran dan menolaknya. Sedang ghomthunaas artinya meremehkan mereka (manusia).

Bukti nyata kerendahan hati misalnya,yang telah dicontohkan sikap rendah hati Nabi SAW bahwa diriwayatkan beliau makan bersama para sahabatnya. Sudah pasti tempat Nabi SAW paling istimewa. Di sela-sela pejamuan itu, ada seorang peminta, orang yang sudah tua sekali saking tuanya tidak dapat mengurus badan hingga mengeluarkan aroma tak sedap. Ia datang minta makan. Pengemis tersebut diizinkan masuk dengan disambut oleh Rasululah dengan sambutan luar biasa seakan-akan beliau hendak memangkunya. Saat itu, ada seorang keturunan Quraish merasa jijik melihat pnegemis tua yang kelaparan tadi. Ia dihukum dengan dipanjangkan usianya seperti umur orang tua itu yang orang-orang merasa jijik darinya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku agar kalian merendahkan diri sehingga seseorang tidak menyombongkan diri atas yang lain dan tidak berbuat zalim atas yang lain.” (Shahih, HR Muslim).

KEIKHLASAN BERAMAL

Bukti nyata keikhlasan ialah tidak mencari ‘muka’ pada makhluk, tidak mencari ridhanya makhluk ketika dia membawa kebenaran. Ikhlas, berarti tidak mengharapkan pujian, menjalankan kebenaran tanpa memperhatikan manusia itu senang atau tidak padanya. Seorang yang ikhlas tidak pernah berubah prinsip. Dalam Al-Quran diterangkan

Allah Subhanahu Wa Ta'ala. berfirman:
“Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya.” (QS. Al-Kahfi: 110)

Sahabatku yang kusayangi.
Allah menyuruh kita beramal dengan ikhlas kepadaNya sebab itu, janganlah kita mencari ridha makhluk,(pujian,riya) yang penting kita terus beramal sesuai ajaran agama Allah. Jalani saja aktivitas ibadah. Lihat keluarga Nabi, Sayyidina Ali dan Fatimah yang dipuji oleh Allah karena keikhlasannya membantu orang lain, tidak mengharap ucapan terima kasih atau balasan selain dari Allah:

Allah Subhanahu Wa Ta'ala. berfirman:
“Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.” (QS. Al-Insan: 09)

Ikhlas, tawadhu dan husnuddzan (mengakui keunggulan teman), merupakan tiga perkara dalam mengisi hari-hari dengan kesalehan ritual maupun sosial. Dengan ketiganya, kita cukup ridha Allah, menyingkirkan rasa sombong, riya`, bangga diri yang hinggap di hati,sehingga kita tidak pernah merasa diri lebih hebat dari yang lain.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala. berfirman:
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus.” (QS. Al-Bayyinah: 05).

♥ ♥ SELAMAT MERENUNG DAN BERUSAH UNTUK AMALKAN INSYA ALLAH WASSALAM ♥ ♥

SUMBER:
Zubair IbnuAwwam As-Sabah/POST IN GROUP
CintaAllahCintaAbadi@group

TIDUR



Tidur merupakan aktivitas yang bertujuan mengembalikan vitalitas tubuh, mengistirahatkan tubuh, dan memperbaharui sel-sel yang rusak. Inilah salah satu hikmah penciptaan siang dan malam. Allah ciptakan siang bagi manusia untuk bertebaran di muka bumi guna menebar kebaikan, dan Allah ciptakan malam untuk berkontemplasi dan rehat sejenak.

Aktivitas tidur begitu personal, sebab berbeda pada tiap individu. Tidur seseorang dipengaruhi oleh usia, pekerjaan, serta temperamen. Yang cukup mencengangkan adalah fakta bahwa ternyata orang yang beraktivitas dengan otak memerlukan tidur yang lebih banyak dari orang yang beraktivitas dengan fisik.

Tidur mempengaruhi metabolisme tubuh dan merangsang daya asimilasi. Maka tak heran jika para ahli kesehatan mengatakan bahwa tidur terlalu lama tidak sehat. Hal tersebut karena tubuh kita menyerap/mengasimilasi limbah dan udara kotor kembali, sehingga ketika terjaga badan justru lesu. Para ahli menyarankan untuk menata selang-selang (periode) aktivitas dan istirahat dalam durasi yang lebih pendek.

Contoh terbaik dari metode ini ialah seperti yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallamtidur tidak terlalu malam, lalu bangun beberapa saat setelah lewat tengah malam untuk melakukan shalat tahajud, kemudian esok hari ketika menjelang tengah hari beliau tidur sejenak.

Posisi tidur juga berpengaruh terhadap kesehatan. Tidur berbaring dengan posisi telentang kurang sehat, sebab menekan atau menyesakkan tulang punggung, bahkan kadangkala bisa menyebabkan kita ingin ke toilet/WC.

Tidur tengkurap atau menelungkup tidak baik untuk pernapasan.

Tidur dengan bertumpu pada sisi kiri badan (menghadap ke kiri) dapat menghimpit posisi jantung sehingga sirkulasi darah terganggu dan pasokan darah ke otak berkurang. Dengan berkurangnya pasokan darah ke otak, tidur pada posisi kiri dapat pula mengakibatkan kita sering mengalami mimpi-mimpi tidak baik (nightmares), serta berjalan dalam keadaan tidur (somnabulisme).

Posisi tidur terbaik menurut riset ilmiah adalah dengan bertumpu pada sisi kanan tubuh (menghadap ke kanan).

Fakta yang telah diuji melalui riset medis modern ini bersesuaian dengan anjuran Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam dalam sunnah, jauh sebelum era riset dan teknologi seperti sekarang. Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam menganjurkan kepada para pengikut beliau untuk tidur berbaring pada sisi badan bagian kanan. Dalam sunnah, posisi tidur diusahakan agar kepala menghadap ke utara dan kaki mengarah ke selatan, sehingga tubuh tidak menolak arus/medan magnet konstan mengaliri sekujur tubuh dari kutub magnetik utara menuju ke selatan dan berpengaruh baik terhadap sistem syaraf kita.

Adab adab Tidur menurut Sunnah

Tidak tidur terlalu malam setelah shalat isya kecuali dalam keadaan darurat seperti untuk mengulang (muroja’ah) ilmu atau adanya tamu atau menemani keluarga, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Barzah radhiyallahu ‘anhu:“Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘allaihi wasallam membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.” [HR Al-Bukhari No. 568 dan Muslim No. 647 (235)]

Hendaknya tidur dalam keadaan sudah berwudhu, sebagaimana hadits : “Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710)

Hendaknya mendahulukan posisi tidur di atas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan) dan berbantal dengan tangan kanan, tidak mengapa apabila setelahnya berubah posisinya di atas sisi kiri (rusuk kiri sebagai tumpuan). Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” (HR. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350)

Tidak dibenarkan telungkup dengan posisi perut sebagai tumpuannya baik ketika tidur malam atau pun tidur siang. “Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Allah Azza Wa Jalla.” (HR. Abu Dawud dengan sanad yang shahih)

Membaca ayat-ayat Al-Qur’an, antara lain :

a) Membaca ayat kursi.

b) Membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah.

c) Mengatupkan dua telapak tangan lalu ditiup dan dibacakan surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas kemudian dengan dua telapak tangan mengusap dua bagian tubuh yang dapat dijangkau dengannya dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan, hal ini diulangi sebanyak 3 kali (HR. Al-Bukhari dalam Fathul Bari XI/277 No. 4439, 5016 (cet. Daar Abi Hayan) Muslim No. 2192, Abu Dawud No. 3902, At-Tirmidzi)

Hendaknya mengakhiri berbagai doa tidur dengan doa berikut :

“Bismikarabbii wa dho’tu jambii wa bika arfa’uhu in amsakta nafsii farhamhaa wa in arsaltahaa fahfazhhaa bimaa tahfazha bihi ‘ibaadakasshaalihiin.” – > “Dengan Nama-Mu, ya Rabb-ku, aku meletakkan lambungku. Dan dengan Nama-Mu pula aku bangun daripadanya. Apabila Engkau menahan rohku (mati), maka berilah rahmat padanya. Tapi apabila Engkau melepaskannya, maka peliharalah, sebagaimana Engkau memelihara hamba-hamba-Mu yang shalih.” (HR. Al-Bukhari No. 6320, Muslim No. 2714, Abu Dawud No. 5050 dan At-Tirmidzi No. 3401)

Disunnahkan apabila hendak membalikkan tubuh (dari satu sisi ke sisi yang lain) ketika tidur malam untuk mengucapkan doa :
“laa ilaha illallahu waahidulqahhaaru rabbussamaawaati wal ardhi wa maa baynahumaa ‘aziizulghaffaru.” –> “Tidak ada Illah yang berhak diibadahi kecuali Allah yang Maha Esa, Maha Perkasa, Rabb yang menguasai langit dan bumi serta apa yang ada diantara keduanya, Yang Maha Mulia lagi Maha Pengampun.” (HR. Al-Hakim I/540 disepakati dan dishohihkan oleh Imam adz-Dzahabi)
Apabila merasa gelisah, risau, merasa takut ketika tidur malam atau merasa kesepian maka dianjurkan sekali baginya untuk berdoa sebagai berikut :

“A’udzu bikalimaatillahi attammati min ghadhabihi wa ‘iqaabihi wa syarri ‘ibaadihi wa min hamazaatisysyayaathiin wa ayyahdhuruun.” –> “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, siksa-Nya, dari kejahatan hamba-hamba-Nya, dari godaan para syaitan dan dari kedatangan mereka kepadaku.” (HR. Abu Dawud No. 3893, At-Tirmidzi No. 3528 dan lainnya)

Memakai celak mata ketika hendak tidur, berdasarkan hadits Ibnu Umar :“Bahwasanya Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam senantiasa memakai celak dengan batu celak setiap malam sebelum beliau hendak tidur malam, beliau sholallahu ‘alaihi wassalam memakai celak pada kedua matanya sebanyak 3 kali goresan.” (HR. Ibnu Majah No. 3497)

Hendaknya mengibaskan tempat tidur (membersihkan tempat tidur dari kotoran) ketika hendak tidur. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam : “Jika salah seorang di antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan ‘bismillah’, karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi.” (HR. Al Bukhari No. 6320, Muslim No. 2714, At-Tirmidzi No. 3401 dan Abu Dawud No. 5050)

Jika sudah bangun tidur hendaknya membaca do’a sebelum berdiri dari tempat pembaringan, yaitu : “Alhamdulillahilladzii ahyaanaa ba’damaa amaatanaa wa ilayhinnusyuur.” –> “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah ditidurkan-Nya dan kepada-Nya kami dibangkitkan.” (HR. Al-Bukhari No. 6312 dan Muslim No. 2711)

Hendaknya menyucikan hati dari setiap dengki yang (mungkin timbul) pada saudaranya sesama muslim dan membersihkan dada dari kemarahannya kepada manusia lainnya.
Hendaknya senantiasa menghisab (mengevaluasi) diri dan melihat (merenungkan) kembali amalan-amalan dan perkataan-perkataan yang pernah diucapkan.
Hendaknya segera bertaubat dari seluruh dosa yang dilakukan dan memohon ampun kepada Allah dari setiap dosa yang dilakukan pada hari itu.
Setelah bangun tidur, disunnahkan mengusap bekas tidur yang ada di wajah maupun tangan.
“Maka bangunlah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari tidurnya kemudian duduk sambil mengusap wajah dengan tangannya.” [HR. Muslim No. 763 (182)]



Bersiwak.

“Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bangun malam membersihkan mulutnya dengan bersiwak.” (HR. Al Bukhari No. 245 dan Muslim No. 255)

Beristinsyaq dan beristintsaar (menghirup kemudian mengeluarkan atau menyemburkan air dari hidung). “Apabila salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka beristintsaarlah tiga kali karena sesunggguhnya syaitan bermalam di rongga hidungnya.” (HR. Bukhari No. 3295 dan Muslim No. 238)

Mencuci kedua tangan tiga kali, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam : “Apabila salah seorang di antara kamu bangun tidur, janganlah ia memasukkan tangannya ke dalam bejana, sebelum ia mencucinya tiga kali.” (HR. Al-Bukhari No. 162 dan Muslim No.278)

Anak laki-laki dan perempuan hendaknya dipisahkan tempat tidurnya setelah berumur 6 tahun. (HR. Abu Daud, At-Tirmidzi)

Tidak diperbolehkan tidur hanya dengan memakai selimut, tanpa memakai busana apa-apa. (HR. Muslim)

Jika bermimpi buruk, jangan sekali-kali menceritakannya pada siapapun kemudian meludah ke kiri tiga kali (HR Muslim IV/1772), dan memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk dan dari keburukan mimpi yang dilihat. (Itu dilakukan sebanyak tiga kali) (HR Muslim IV/1772-1773).

Hendaknya berpindah posisi tidurnya dari sisi sebelumnya. (HR Muslim IV/1773).

Atau bangun dan shalat bila mau. (HR Muslim IV/1773).

Tidak diperbolehkan bagi laki-laki tidur berdua (begitu juga wanita) dalam satu selimut.(HR. Muslim)

Wallahu ‘alam ….

SUMBER:
Ipu Ismail/POST IN GROUP
CintaAllahCintaAbadi@group

Muhajir Ideal.....KISAH TOKOH WANITA HEBAT....


 Keupayaan wanita melakukan kerja amal bakti dalam Islam wajar kita teliti buat diteladani.
Tokoh dimaksudkan ialah Syifa’ binti Abdullah bin Syams bin Khalafal-Qurasyiyah. Beliau memeluk Islam sebelum peristiwa hijrah lagi dan bersama kaum Muhajirin lain berhijrah ke Madinah dalam kelompok pertama.
Rasulullah SAW sangat menghormati wanita ini sehingga Baginda sering mengunjungi rumahnya. Diceritakan, suatu hari Rasulullah SAW bersabda kepadanya: “Wahai Syifa’, ajarkanlah kepada Hafshah menjampi (mengubati dengan doa) penyakit bisul seperti mana engkau mengajarnya menulis.”
Sikap prihatin Rasulullah SAW kepada Syifa’ sehingga dikatakan Baginda telah menyediakan sebuah rumah khusus untuk dia tinggal bersama anaknya.
Syifa’ seorang wanita yang mempunyai kewibawaan unggul, berfikiran cerdas dan berintegriti. Umar al-Khattab juga sangat menghormatinya dan sentiasa mengutamakan buah fikirannya dalam pelbagai bidang.
Umar dikatakan pernah menyerahkan tanggungjawab mengelolakan urusan pasar kepada Syifa’. Selain itu, Syifa’ juga seorang perawi hadis malah dia meriwayatkan hadis terus daripada Rasulullah SAW sendiri.
Selain itu, ada juga hadis diambilnya daripada Umar al-Khattab. Seseorang yang rajin menekuni sejarah hadis, pasti akan berjumpa dengan banyak hadis diriwayatkannya. Imam Abu Daud adalah orang yang banyak mengambil hadis direkodkan oleh Syifa’ yang mahir dalam penulisan sejak zaman jahiliah lagi.
Kemudian, selepas memeluk Islam beliau menjadi seorang guru mengajar membaca dan menulis kepada kaum Muslimin. Antara yang pernah mendapat didikan menulis darinya itu ialah Ummul al-Mukminin Hafshah.
Beliau pernah bertanya Rasulullah mengenai amalan yang paling utama, lalu Baginda mengatakan: “Beriman kepada Allah dengan sepenuh hati, berjihad di jalan Allah, dan haji yang mabrur”. Inilah salah satu hadis diriwayatkan dan direkodkan dalam Kitab Al-Ishabah dan Kitab Al-Musnad.
Begitulah hebat dan unggul seorang tokoh wanita Muslim yang pernah diangkat martabatnya oleh Rasulullah SAW dan dilimpahi kurniaan sebagai seorang yang mahir dalam bidang perawatan juga akademik iaitu penulisan.
Dia guru pertama yang mengajar umat Islam menulis dan ini membuktikan kaum wanita mempunyai peranan besar terhadap bangsa, negara dan agama seperti dibuktikan oleh Syifa’.
Inilah satu contoh bagaimana umat Islam pada zaman Rasulullah termasuk golongan wanita bersama memainkan peranan dan bertanggungjawab melakukan kerja amal bakti dalam menegak syiar agama serta mengukuhkan kesepaduan ukhuwah.
Kisah itu juga membongkar satu usaha komitmen jitu golongan wanita yang ingin membantu Nabi SAW serta berusaha mewujudkan kehidupan sosial yang dinamik khasnya dalam bidang pendidikan dan perubatan.


by:
Mohamad Fadzlanshah
CINTA ALLAH CINTA ABADI/Doc


LAYAKKAH PANCASILA SEBAGAI SEBUAH IDEOLOGI??


LAYAKKAH PANCASILA SEBAGAI SEBUAH IDEOLOGI??
oleh Media Islam Online pada 30 Mei 2011 jam 21:48

“Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan atas Pancasila”, itulah ungkapan yang sering di gaungkan guru-guru kita di sekolah saat pelajaran kewarganegaraan. Dari pancasila akan lahirlah berbagai peraturan hidup untuk masyarakat di suatu Negara. Lantas benarkah dari 5 sila yang ada dalam pancasila akan menghasilkan peraturan hidup berbangsa dan bernegara? Atau itu hanyalah sebatas nilai-nilai kehidupan? Dan pertanyaan selanjutnya adalah benarkah sila-sila yang terdapat dalam pancasila jika diamalkan akan menjamin keberlangsungan NKRI?. Inilah yang akan coba kita bahas dalam tulisan ini, Sebab ‘katanya’ eksistensi dari pancasila sendiri tidak bisa di ganggu gugat. Pancasila adalah harga mati untuk Negara Indonesia. Untuk itu kita harus mati-matian mempertahankannya,inilah hasil dari pemikiran funding father Indonesia bapak Soekarno.



Sekarang mari kita telaah terlebih dahulu apa itu ideologi? Benarkan pancasila memenuhi persyaratan sebagai sebuah ideologi?. Ideologi atau mabda adalaah aqidah aqliyah yang memancarkan aturan. Sekarang apa itu aqidah? Aqidah adalah “pemikiran yang mendasar dan menyeluruh mengenai alam,manusia, dan hidup serta apa-apa yang ada sebelum kehidupan, dan sesudah kehidupan dan hubungan ketiganya”. Ideologi dalam pengertian pandangan hidup yang menjadi asas mendasar dalam berbagai aspek kehidupan (ekonomi, politik, pemerintahan dll) adalah sangat penting dalam sebuah negara. Sebab ideologi ini akan menentukan dasar negara, aturan seperti apa yang akan diterapkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi oleh negara dan kearah mana negara itu akan dibawa.

Dalam pandangan Syekh Taqiyuddin an-Nabhani ideologi (mabda) adalah pemikiran mendasar yang melahirkan sistem aturan (nidzom) seperti ekonomi, politik, hukum dll). Warna dan corak ideologi tentu saja akan ditentukan oleh pemikiran mendasarnya (aqidah) . Dimana aqidah ini akan mengarahkan fungsi ideologi sebagai qo’idah fikriyah (kaedah berpikir) yang menjadi landasan berpikir yang dibangun diatasnya pemikiran lain. Dan juga sebagai qiyadah al fikriyah (kepemimpinan berpikir) yang akan menentukan misi dan tugas apa yang wajib diemban oleh negara.

Masih menurut Syekh Taqiyuddin, ideologi (mabda) ini akan menentukan bagaimana sebuah negara memecahkankan persoalan kehidupannya berikut tata cara praktisnya. Ideologi ini juga akan diemban oleh negara itu keseluruh penjuru dunia dan sekuat tenaga akan dipertahankan oleh negara itu. Hanya ada 3 ideologi di dunia ini yang memenuhi persyaratan sebagai sebuah ideologi yaitu Kapitalisme, Sosialis/Komunis, dan Islam. Mengapa hanya ke 3 ideologi ini saja yang layak dikatakan sebagai ideologi? Sebab,ke 3 mabda inilah yang memiliki pemikiran yang mendasar dan menyeluruh mengenai alam,manusia,hidup dan sebelum kehidupan,dan setelah kehidupan dan hubungannya ketiganya.



Sosialisme memandang bahwa hakikat hidup ini adalah materi dan menafikan adanya sang pencipta. Sehingga dalam kehidupan bernegara mereka mengambil prinsip pemerintah tangan besi (diktator), sehingga melahirkanlah pemerintah yang otoriter sehingga tidak banyak pilihan oleh rakyatnya kecuali hanya mengikut aturan tuannya yaitu pemerintah. Lain halnya dengan kapitalis yang memiliki aqidah sekulerisme yaitu pemisahan agama dari kehidupan. Agama hanya boleh di tempat-tempat ibadah, dalam urusan kehidupan agama dicampakkan, kapitalis juga melahirkan aturan kehidupan yaitu kebebasan. Pemerintahnya juga menjamin kebebasan bagi warganya untuk berekspresi,sampai-sampai diberi kebebasan untuk memiliki pulau, tambang emas dan sebagainya yang jelas-jelas adalah milik umum.

Ideologi Islam sendiri memandang bahwa akidah Islamlah sebagai dasar negara. Kedaulatan berada ditangan syara‘ dan kekuasaan berada ditangan umat. Seluruh aturan kehidupan nerdasarkam hukum syara‘. Jika kita mencermati definisi daripada ideologi,kita akan mendapati bahwa Pancasila tidak layak menjadi sebuah ideologi. Pancasila tidak memiliki pemikiran yang mendasar dan menyeluruh mengenai kehidupan. Dari segi akidah,Pancasila nyata-nyata tidak menjadikan islam sebagai akidah walaupun sila pertama adalah ketuhanan yang maha esa.



Kembali kepersoalan pancasila, mungkin banyak diantara para pemikir Islam mengakitkan sila-sila yang ada didalam pancasila sesuai dengan syariat islam. Mereka mampu menyebutkan satu per satu ayat al-qur’an yang menjadi rujukan untuk sila-sila tersebut. Namun, satu hal yang perlu diingat bahwa Pancasila hanyalah sebatas nilai-nilai, pancasila tidak bisa melahirkan peraturan kehidupan. Berikut adalah hal-hal yang dilahirkan oleh pancasila yang bertentangan dengan Islam:

1. Sumber kemunculan demokrasi adalah manusia. Dalam demokrasi, yang berwenang untuk menetapkan hukum atas segala perbuatan adalah akal manusia. Hal ini sangat bertentangan dengan Islam, di mana yang berwenang menetapkan segala hukum adalah Allah, bukan akal.

2. Akidah yang melahirkan ide demokrasi adalah akidah sekularisme, yakni pemisahan agama dari kehidupan dan negara. Akidah ini memang tidak mengingkari eksistensi agama, namun ia menghapuskan perannya untuk mengatur kehidupan bernegara. Konsekuensinya adalah akidah ini memberikan kewenangan kepada manusia untuk membuat peraturan kehidupannya sendiri.

3. Ide pokok demokrasi yang menjadikan kedaulatan di tangan rakyat sebagai sumber kedaulatan, menyebabkan rakyat dapat menetapkan konstitusi, peraturan dan undang-undang apapun berdasarkan pertimbangan mereka sesuai dengan kemaslahatan yang mereka perlukan. Dengan begitu, rakyat melalui para wakilnya berhak melegalkan perbuatan murtad, keyakinan paganisme atau animisme, perzinahan, homoseksual, dan perbuatan lainnya yang diharamkan oleh syari’at Islam.

4. Asas nasionalisme yang terkandung pada UUD 1945 merupakan bagian dari ta’assub (kefanatikan) yang dilarang dalam Islam. Semua aktivitas politik umat Islam seharusnya ditujukan untuk kejayaan Islam dan umatnya secara universal. Nasionalisme secara tidak langsung memecah-belah kesatuan teritorial Islam yang universal.

Dari sini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Pancasila bukanlah sebuah ideology,dan darinya tidak bias menghasilkan peraturan. Hanya islamlah satu-satunya ideology yang berasal dari sang pencipta yng wajib kita ikuti, bukan hukun yang di buat oleh akal manusia yang lemah, terbatas dan serba kurang.

وَنَزَّلنا عَلَيكَ الكِتٰبَ تِبيٰنًا لِكُلِّ شَيءٍ وَهُدًى وَرَحمَةً وَبُشرىٰ لِلمُسلِمينَ

Kami telah menurunkan kepadamu (Muhammad) al-Quran sebagai penjelas segala sesuatu; juga sebagai petunjuk, rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang Muslim (QS an-Nahl [16]: 89).

Wallahua’lam bishawab



oleh: Rini & Rindy


SUMBER:
Sholahuddin Al Jadid/POST IN GROUP
CintaiAllahCintaiIslam@groups

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Powered By Blogger

page counting

 
back to top