Memaparkan catatan dengan label AMBIL TAHU.. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label AMBIL TAHU.. Papar semua catatan

Jumaat, 17 Jun 2011

~ HIDUP SEHAT TANPA KEDENGKIAN ~


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Alhamdulillaah…..
Segala puji bagi Allah Swt, Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi

Muhammad Saw. Di malam yang hening ini teriring do'a dan salam untuk sahabat semua di manapun berada yang

senantiasa dalam lindungan Allah, semoga sukses meraih cita, sukses dalam melaksanakan tugas kita sehari-

hari...Aamiin…

Sahabat,

Orang yang memiliki jiwa dengki akan merasa senang apabila melihat kenikmatan atau kebahagiaan sirna dari diri

orang lain. Ia akan merasa puas dan senang hati apabila orang lain dalam kondisi terpuruk dan kesulitan, bahkan

tidak jarang ia selalu usil dengan terus berusaha menjatuhkan orang lain kedalam kesulitan.

Orang yang dengki tidak pernah mengenal istilah utang budi atas jasa-jasa orang lain, ia merasa bahwa dirinya

telah melalui segalanya oleh tangannya sendiri

Kita harus berhati-hati dengan perasaan dengki, rasa dengki yang tumbuh dan terus berkembang didalam diri kita

hanya akan menunjukan segala kekurangan dan aib-aib kita sesungguhnya, yang membuat orang lain semakin

membenci kita. Sebuah peribahasa mengatakan Apa yang keluar dari mulut botol itulah isi botol, maka ketika

yang keluar dari lisan kita adalah ungkapan-ungkapan yang menghujat dan menjatuhkan kebaikan-kebaikan orang

lain dengan menyampaikan tentang keburukan-keburukannya, maka tidak ubahnya keburukan itu sendiri

merupakan cerminan sesungguhnya tentang diri kita.

Seorang pendengki sebetulnya telah menjatuhkan dirinya terlebih dahulu kedalam lubang kehinaan sebelum ia

menjatuhkan orang yang didengkinya (yang belum tentu rugi). Rasa dengki sangat berikatan mesra dengan rasa iri

hati, rasa iri hati sendiri akan mengakibatkan kesuraman yang berawal dari hati dan akan nampak pada wajahnya.

Rasa dengki berasal dari butanya hati, sehingga hati (dirinya) merasa yang paling benar. Hati yang telah buta akan

selalu menolak terhadap rahmat dan segala petunjuk Allah SWT. Kebutuhan hati dan penolakan terhadap rahmat

Allah menurut para ulama disimbolkan sebagai dua cincin kekafiran (naudzubillah). Dengan kedengkian yang terus

dipelihara, maka anak Adam bukan tidak mungkin akan terus menjadi mangsa kesedihan atau bahkan kutukan

abadi yang sulit diselamatkan.

Seorang pendengki selalu lemah dan rapuh baik fisik maupun mentalnya, seorang pendengki tidak akan pernah

mendapatkan kebahagiaan. Hatinya penuh derita dan kelelahan karena terus dikuasai oleh kehausan dendam.

Dan orang yang dengki tidak akan pernah mendapatkan ketenangan.

Sampai kapanpun syetan yang terkutuk akan terus menggiring kita pada sifat yang sangat tercela, yaitu dengki.

Semoga Allah terus menjaga diri kita dari godaan syetan yang terkutuk.

Pesan-pesan :

“Janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling mendengki, janganlah kalian saling membelakangi

(saling berpaling), dan janganlah kalian saling memutuskan. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.”

(H.R. Muttafaq ‘alaih)

“Hindarilah dengki karena dengki itu memakan (menghancurkan) kebaikan sebagaimana api memakan

(menghancurkan) kayu bakar.” (H.R Abu Dawud).

Rasulullah Saw juga telah bersabda kepada Ibnu Abbas ra; "Ketahuilah, bahwa meskipun sekelompok orang

telah bersepakat untuk memberikan suatu manfaat kepadamu, maka mereka tidak akan mampu memberikannya

kecuali dengan apa yang telah ditetapkan Allah. Dan meskipun mereka bersepakat untuk mencelakakanmu, maka

mereka tidak akan dapat mencelakakanmu, kecuali dengan sesuatu yang telah ditetapkan untukmu. (HR. At-

Tirmidzi)

Jangan lupa selalu berdoa kepada Allah Swt, mohon kesabaran dan kekuatan untuk bisa introspeksi diri sendiri

supaya dijauhkan dari sifat pendengki dan dalam menghadapi orang-orang yang pendengki.

Satu hal, Pendengki tidak akan pernah sukses dalam hal apapun”
Wallahu A’lam.


رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ

"Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan dosadosa saudara-saudara kami yang telah mendahului kami

dengan membawa iman, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang

yang beriman. Ya Tuhan kami, sungguh Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Hasyr: 10).
******

Maaf, bila ada salah kata dalam penulisan ini mohon di ingatkan, semoga bermanfaat, Aamiin…

Selamat pagi, selamat beraktivitas, keep istiqomah wa hamazah, keep ukhuwah fillah…

Wassalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.



SUMBER:
CINTA ALLAH CINTA ABADI/Docs

Khamis, 9 Jun 2011

Wanita Soleha : BIDADARI TERINDAH DI SYURGA.......


Ia mutiara terindah dunia
Bunga terharum sepanjang masa
Ada cahaya di wajahnya
Betapa indah pesonanya
Bidadari bermata jeli pun cemburu padanya
Kelak, ia menjadi bidadari surga
Terindah dari yang ada
(hanan)
***
Pernahkah saudara-saudara melihat seorang bidadari? Bidadari yang bermata jeli. Yang kabarnya sangat indah dan jelita. Saya yakin kita semua belum pernah melihatnya. Kalau begitu mari kita ikuti percakapan antara Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam dan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha tentang sifat-sifat bidadari yang bermata jeli.
—-
Imam Ath-Thabrany mengisahkan dalam sebuah hadist, dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, dia berkata, “Saya berkata, ‘Wahai Rasulullah, jelaskanlah kepadaku firman Allah tentang bidadari-bidadari yang bermata jeli’.”
Beliau menjawab, “Bidadari yang kulitnya putih, matanya jeli dan lebar, rambutnya berkilai seperti sayap burung nasar.”
Saya berkata lagi, “Jelaskan kepadaku tentang firman Allah, ‘Laksana mutiara yang tersimpan baik’.” (Al-waqi’ah : 23)


Beliau menjawab, “Kebeningannya seperti kebeningan mutiara di kedalaman lautan, tidak pernah tersentuh tangan manusia.”

Saya berkata lagi, “Wahai Rasulullah, jelaskan kepadaku firman Allah, ‘Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik’.” (Ar-Rahman : 70)
Beliau menjawab, “Akhlaknya baik dan wajahnya cantik jelita”

Saya berkata lagi, Jelaskan kepadaku firman Allah, ‘Seakan-akan mereka adalah telur (burung onta) yang tersimpan dengan baik’.” (Ash-Shaffat : 49)

Beliau menjawab, “Kelembutannya seperti kelembutan kulit yang ada di bagian dalam telur dan terlindung kulit telur bagian luar, atau yang biasa disebut putih telur.”

Saya berkata lagi, “Wahai Rasulullah, jelaskan kepadaku firman Allah, ‘Penuh cinta lagi sebaya umurnya’.” (Al-Waqi’ah : 37)

Beliau menjawab, “Mereka adalah wanita-wanita yang meninggal di dunia pada usia lanjut, dalam keadaan rabun dan beruban. Itulah yang dijadikan Allah tatkala mereka sudah tahu, lalu Dia menjadikan mereka sebagai wanita-wanita gadis, penuh cinta, bergairah, mengasihi dan umurnya sebaya.”

Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yang bermata jeli?”

Beliau menjawab, “Wanita-wanitadunia lebih utama daripada bidadari-bidadari yang bermata jeli, seperti kelebihan apa yang tampak daripada apa yang tidak tampak.”

Saya bertanya, “Karena apa wanita dunia lebih utama daripada mereka?”

Beliau menjawab, “Karena shalat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, ‘Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya.’.”

Saya berkata, “Wahai Rasulullah, salah seorang wanita di antara kami pernah menikah dengan dua, tiga, atau empat laki-laki lalu meninggal dunia. Dia masuk surga dan mereka pun masuk surga pula. Siapakah di antara laki-laki itu yang akan menjadi suaminya di surga?”


Beliau menjawab, “Wahai Ummu Salamah, wanita itu disuruh memilih, lalu dia pun memilih siapa di antara mereka yang akhlaknya paling bagus, lalu dia berkata, ‘Wahai Rabb-ku, sesungguhnya lelaki inilah yang paling baik akhlaknya tatkala hidup bersamaku di dunia. Maka nikahkanlah aku dengannya’. Wahai Ummu Salamah, akhlak yang baik itu akan pergi membawa dua kebaikan, dunia dan akhirat.”
—-
Sungguh indah perkataan Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam yang menggambarkan tentang bidadari bermata jeli. Namun betapa lebih indah lagi dikala beliau mengatakan bahwa wanita dunia yang taat kepada Allah lebih utama dibandingkan seorang bidadari. Ya, bidadari saudaraku.
Sungguh betapa mulianya seorang muslimah yang kaffah diin islamnya. Mereka yang senantiasa menjaga ibadah dan akhlaknya, senantiasa menjaga keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah. Sungguh, betapa indah gambaran Allah kepada wanita shalehah, yang menjaga kehormatan diri dan suaminya. Yang tatkala cobaan dan ujian menimpa, hanya kesabaran dan keikhlasan yang ia tunjukkan. Di saat gemerlap dunia kian dahsyat menerpa, ia tetap teguh mempertahankan keimanannya.

Sebaik-baik perhiasan ialah wanita salehah. Dan wanita salehah adalah mereka yang menerapkan islam secara menyeluruh di dalam dirinya, sehingga kelak ia menjadi penyejuk mata bagi orang-orang di sekitarnya. Senantiasa merasakan kebaikan di manapun ia berada. Bahkan seorang “Aidh Al-Qarni menggambarkan wanita sebagai batu-batu indah seperti zamrud, berlian, intan, permata, dan sebagainya di dalam bukunya yang berjudul “Menjadi wanita paling bahagia”.
Subhanallah. Tak ada kemuliaan lain ketika Allah menyebutkan di dalam al-quran surat an-nisa ayat 34, bahwa wanita salehah adalah yang tunduk kepada Allah dan menaati suaminya, yang sangat menjaga di saat ia tak hadir sebagaimana yang diajarkan oleh Allah.

Dan bidadari pun cemburu kepada mereka karena keimanan dan kemuliaannya. Bagaimana caranya agar menjadi wanita salehah? Tentu saja dengan melakukan apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi segala laranganNya. Senantiasa meningkatkan kualitas diri dan menularkannya kepada orang lain. Wanita dunia yang salehah kelak akan menjadi bidadari-bidadari surga yang begitu indah.

Duhai saudariku muslimah, maukah engkau menjadi wanita yang lebih utama dibanding bidadari? Allah meletakkan cahaya di atas wajahmu dan memuliakanmu di surga menjadi bidadari-bidadari surga. Maka, berlajarlah dan tingkatkanlah kualitas dirimu, agar Allah ridha kepadamu


SUMBER:
SOMEONE
CintaAllahCintaAbadi@group/DOCS

Info Keagamaan


KEBERKATAN SURAH YASIN RASULULLAH s. a. w telah bersabda yang bermaksud: "Bacalah surah Yassin kerana ia mengandungi keberkatan", iaitu:

1. Apabila orang lapar membaca surah Yassin, ia boleh menjadi kenyang.
2. Jika orang tiada pakaian boleh mendapat pakaian.
3. Jika orang belum berkahwin akan mendapat jodoh.
4. Jika dalam ketakutan boleh hilang perasaan takut.
5. Jika terpenjara akan dibebaskan.
6. Jika musafir membacanya, akan mendapat kesenangan apa yang dilihatnya.
7. Jika tersesat boleh sampai ke tempat yang ditujuinya.
8. Jika dibacakan kepada orang yang telah meninggal dunia, Allah meringankan siksanya.
9. Jika orang yang dahaga membacanya, hilang rasa hausnya.
10. Jika dibacakan kepada orang yang sakit, terhindar daripada penyakitnya.
11. Rasulullah s. a. w bersabda: "Sesungguhnya setiap sesuatu mempunyai hati dan hati al-Quran itu ialah Yassin. Sesiapa membaca surah Yassin, nescaya Allah menuliskan pahalanya seperti pahala membaca al-Quran sebanyak 10X.
12. Sabda Rasulullah saw, "Apabila dtg ajal org yg suka membaca surah Yassin pd setiap hari, turunlah beberapa malaikat berbaris bersama Malaikat Maut. Mereka berdoa & meminta dosanya diampunkan Allah, menyaksikan ketika mayatnya dimandikan dan turut menyembahyangkan jenazahnya".
13. Malaikat Maut tidak mahu memaksa mencabut nyawa org yg suka membaca Yassin sehingga datang Malaikat Redwan dari syurga membawa minuman untuknya. Ketika dia meminumnya alangkah nikmat perasaannya & dimasukkan ke dlm kubur dgn rasa bahagia & tidak merasa sakit ketika nyawanya diambil.
14. Rasulullah saw bersabda selanjutnya: "Sesiapa bersembahyang sunat 2 rakaat pada malam Jumaat, dibaca pada rakaat pertama surah Yassin dan rakaat kedua Tabaroka, Allah jadikan setiap huruf cahaya dihadapannya pada hari kemudian dan dia akan menerima suratan amalannya ditangan kanan dan diberi kesempatan membela 70 orang daripada ahli rumahnya tetapi sesiapa yang meragui keterangan ini, dia adalah orang-orang yang munafik.
--------------------------------------------------------------------------------

KEBERKATAN YAASIIN ( DR FATMA ELZAHRAA) Untuk Keselamatan Diri Yang Susah Menjadi Senang Ø Ayat 1 - 9 - Untuk keselamatan diri
Ø Ayat 9 - Orang jahat tak nampak kita especially org kafir.
Ø Ayat 12 - Merupakan Jantung Yaasiin - Rasulullah saw berharap ayat ini dihafal oleh setiap mukmin dan mukminat..
Ø Ayat 13 - 35 - Mengisahkan orang-orang yang mati syahid.
Ø Ayat 22 - 23 - Untuk menjaga aqidah Memberi hidayah kepada anak. Ø Ayat 29 - Sebagai amalan utk mengelakkan diri difitnah & kejahatan mulut.
Ø Ayat 29 - Utk digunakan jika kita rasa org nak fitnah/aniaya kita. Lebih elok selepas baca di semburkan ke muka orang tsebut.
Ø Ayat 30 - Untuk keinsafan - Supaya dapat dipertemukan dengan Allahs.w.t. (harus sentiasa berada dihati - beramal dengannya).
Ø Ayat 32 - Untuk menginsafkan orang lain supaya menjadi baik. Caranya: Ingat yg segalanya dtg dr Allah swt. Kita umat Muhammad, Kita org Islam.
Ø Ayat 33 - 35 - Elok dijadikan amalan bagi sesiapa yang suka bercucuk tanam. Tanaman akan subur.
Ø Ayat 36 - Menerangkan yang kehidupan ataupun kejadian di dunia ini dijadikan berpasang -pasangan. Ayat ini elok diamalkan bagi sesiapa yang belum berkahwin supaya di pertemukan jodoh. Caranya: Baca dan berdoa, hembus dan sapu pada muka setiap pagi sebelum keluar rumah.
Ø Ayat 37 - Adalah untuk menetapkan hati - aqidah diri sendiri. Hati yang kering akan hidup semula.
Ø Ayat 38 - Mengisahkan bulan & matahari pun sujud pada Allah swt yg satu.
Ø Ayat 39 - Mengisahkan ilmu falak.
Ø Ayat 40 - Merupakan kenyataan Allah s.w.t. yang satu.
Ø Ayat 41 - Mengisahkan Nabi Noh a.s. naik kapal - Elok dibaca sewaktu menaiki kenderaan.
Ø Ayat 44 - Mengisahkan keseronokan hidup di dunia – Dibaca untuk dijauhkan fitnah dalam hidup.
Ø Ayat 45 - 48 - Merupakan kedegilan orang kafir kepada Allah s.w.t.
Ø Ayat 49 - Menceritakan hari akhirat dan kehidupannya.
Ø Tiupan pertama - Datang dengan tiba-tiba
Ø Tiupan ke-dua - Hancur
Ø Tiupan ke-tiga - Semua org dihidupkan semula & hadir di padang Mahsyar.
Ø Ayat 50 - Setiap orang akan dihisab mengikut amalannya.
Ø Ayat 58 - Merupakan salam daripada Allah. Jika rasa sakit kepala, baca dan sapukan ke kepala. Ulang sebanyak 3x.
Ø Ayat 76 - Dibaca untuk mententeramkan diri dari fitnah orang. Dijadikan amalan. Ayat 76 - Jika hati rasa sedih, sebak atau pun kecewa. Sambil pegang dan urut dada, bacalah ayat tsbt.
Ø Ayat 78 - 79 - Dikhaskan untuk sakit urat, tulang dan badan. Untuk doa bermula daripada Ayat yang bermaksud: “dia berkata, Siapakah (yang dapat) menghidupkan tulang belulang padahal telah hancur?” (Ayat 78 dan 79) - Bacalah jika sakit tulang, urat atau tulang patah. Doktor di hospital pun tanya dia utk rawatan patient mrk dan Dr Fatimah berikan ayat ini.
Ø Ayat 79 - Katakanlah, Yg akan menghidupkannya ialah yg menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk."
Ø Ayat 82 - Untuk Hajat - Jika berhajat sesuatu, bacalah 100x. Dibaca pada air dan minum selama 40 hari -boleh menjadi penawar. Jika air habis ulang bacaan tsbt sehingga 40 hari. Caranya: Sembahyang Tahajjud (3x) berturut-turut, Baca pada air <100x) Dan berdoa apa sahaja hajat.
-----------------------------------------------------------------

Amalkan : 1. Selepas sembahyang subuh 2. 3 Jumaat berturut-turut 3. Ayat 1 - Yassin baca 7x 4. Ayat 38 - 12x 5. Ayat 58 - 7x 6. Ayat 82 - 14x 7. Diulang semula step 3-6. Kesemuanya Surah Yassin dibaca sebanyak 3x. 8. Habis baca surah Yassin, baca Al- Fatihah, bacalah hajat yg dihajati dan selepas hajat dibaca semula Al- Fatihah. 9. Perlu yakin, isyallah dgn berkat Allah ianya termakbul.

----------------------------------------------
Perlu Baca Dengan Penuh Keyakinan:
Ø Yasin is the jantung of Al-Quran Ø Know the meaning of ayat-ayat in Al-Quran
Ø Yasin memudahkan yang susah. As such read Yasin: o culinary is sick o Feeling troubled. o Memudahkan urusan o Memudahkan perjalanan o As selusoh (to ease pain when giving birth)
Ø Read Yasin (3x) over water
Ø Read 3 Qul (three times each)
Ø Fatihah
Ø Baca Yasin sebelum tidur, seperti khatam Quran (10x)
Ø Jika baca Yasin sebelum tidur serta faham maksudnya sekali, sekira mati dalam tidur, dosa diampunkan. Ayat 9 - "Wajaalna...."
Ø Lindungi rumah dari pencuri - baca dan tiup di tiap-tiap penjuru rumah..
Ø Lindungi diri dari dianiaya
Ø Bagi perlindungan diri dan rumah semasa tidur
Ø Baca Ayat 9 Ø Fatihah Ø Read 3 Qul (three times each)
Ø Ayat Kursi Ayat 29 - "In kanat illa...."
Ø Untuk mendiamkan orang yang selalu melempar kata-kata buruk/tidak menyenangkan kepada anda. Ayat 36 - "subhanallazi.."
Ø Untuk cari jodoh * Tiup 7 kali dalam tangan dan sapu ke muka pada pagi hari
Ø Ya Wadud (3x) Ayat 58 - "Salamun..."
Ø Jika sakit anggota
Ø Tak tenang hati
Ø Baca (7 x) dan gosok pada tempat sakit Ayat 76 - "Falayahzun.."
Ø Bila rasa sedih
Ø Untuk menenangkan hati
Ø Gosok jantung sambil baca Ayat 78 - 79 "dari Yuhyil Wahiya...."
Ø Tulang patah
Ø Sakit sendi
Ø Sakit lutut Ayat 82 - "Innama amruhu.."
Ø Jika mandul
Ø Untuk mengubati kanser atau tumbuhan dalam badan Dry method o Sembahyang tahjud o Sembahyang hajat o Doa minta hajat o Baca ayat 100 x dengan yakin o Amalkan 41 malam Wet method (untuk menyembuh penyakit dalam badan) o Seperti di atas o Bila baca ayat, tiup dalam air o Minum 1 cawan air pada pagi hari sebelum makan / minum benda lain o Doa sambil minum o Untuk 41 pagi Wallahualam. Yang penting sesuatu itu yang hendak kita lakukan dengan .. innamal aa'maalu binniat.. dan ikhlas melakukannya.

Dalam YASSIN merangkum:
Ø Ilmu Pertanian
Ø Ilmu Falak
Ø Ilmu Laut
Ø Ilmu Kiamat
Ø Ilmu Ciptaan Manusia
Ø Ilmu Binatang
Ø Ilmu Kenabian Surah Yassin ini hendaklah dibaca ketika orang sakit, tengah nazak nak mati atau sudah meninggal dunia. Baca disisi mereka dan bukannya di kubur. (terutama ayat 12) -- sebab kenapa kita perlu baca, agar orang yang sakit berada dalam kesenangan dan orang yang masih hidup insaf bahawa esok, lusa kita akan menyusul jua.

******************************************************************

Kekuatan Buah-buahan yang diceritakan dari dalam Al-Quran adalah:
Ø Buah Zaiton - Elok untuk kulit
Ø Kurma - Berkhasiat (memberi tenaga)
Ø Delima - Dalam 1 buah ada 1 biji yang menjadi penawar ubat yang mujarab.
Ø Ad Tin - Memberi kekuatan - tenaga, fikiran lemah, tidak boleh beranak.

SUMBER:
Ridhwan Mohd Tahir
CintaAllahCintaAbadi@group/POST IN GROUP

Isu Umat, Persoalan Iman


Isu palestin adalah isu umat, bukan sekadar isu bangsa atau negara. Malangnya, isu ini sekejap timbul sekejap tenggelam. Seolah-olah melambangkan keadaan umat yang sedang terumbang-ambing.

Suatu ketika, isu Palestin menjadi hangat di tanah air kita sebelum ia dilupakan kembali. Media mencanang isu ini hampir setiap hari. Apabila ditanya pendapat orang awam, ramai sekali berkata, “Kita perlu ambil iktibar dan bersyukur kerana negara kita aman.”

Saya kurang berpuas hati dengan respon begitu. Saya ingin sekali bertanya kembali, “Apakah mereka sedar isu Palestin kini menjadi petunjuk kegagalan umat yang sangat dahsyat?”

Ia adalah kegagalan kita mempertahankan maruah agama. Kegagalan kita bersatu atas dasar ukhwah Islamiyyah dan segala macam lagi kegagalan. Pendek kata isu Palestin kini adalah tentang kegagalan kita.

“Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara” (al-Hujurat:10)

“Seorang mukmin bagi mukmin yang lain ibarat satu bangunan yang saling menguatkan antara satu dengan yang lainnya.” (Muttafaq alaih)

Lebih penting lagi ia turut melibatkan persoalan iman. Kepedulian terhadap isu Palestin dan keadaan umat Islam di seluruh dunia sebenarnya mencerminkan iman di dalam dada.

“Sesiapa yang tidak memperhatikan urusan kaum Muslimin, maka dia tidak termasuk golongan mereka (iaitu kaum Muslim).” (HR. Thabrani)

“Perumpamaan orang-orang beriman, dalam saling mencintai, saling menyantuni sesama mereka adalah laksana satu kesatuan tubuh. Apabila satu bagian dari tubuh itu menderita sakit, maka seluruh tubuh akan turut merasakannya.” (HR. Muslim)

“Kamu tidak akan masuk ke dalam syurga sehingga beriman dan kamu tidak beriman hingga kamu saling mencintai.” (HR. Muslim)

Ringkasan Sejarah Palestin

Permulaan Sejarah

Sejarah Palestin telah bermula sejak zaman nabi Ibrahim a.s lagi. Nabi Musa a.s dan bani Israel mula mendiami tanah Palestin setelah dikejar oleh Firaun dan bala tenteranya di Mesir.

Dalam surah al Baqarah, kita boleh membaca kisah Talut dan Jalut yang berlaku selepas kewafatan Nabi Musa. Selepas Talut menawan kembali tanah Palestin daripada kekuasaan Jalut, tampuk pemerintahan Palestin diteruskan oleh nabi Daud a.s sebelum diambil alih oleh nabi Sulaiman a.s.

Selepas itu, tanah Palestin dijajah oleh kerajaan Rom dan bani Israel yang kebanyakan telah kafir diusir. Kemudian, nabi Isa a.s diutus. Setelah berlalunya masa, ajaran nabi Isa telah dipesong sebelum dipesongkan lagi oleh St. Paul dan sekutunya sehingga dikenali hari ini sebagai agama Kristian.

Selepas Zaman Nabi Muhammad s.a.w

Selepas kewafatan nabi Muhammad s.a.w pada 632 M, kerajaan Islam semakin berkembang dan tanah Palestin berjaya dibebaskan daripada kerajaan Rom. Namun sekitar 1000 M, tentera Salib telah menawan semula tanah Palestin dan menguasai tanah suci tersebut selama hampir 200 tahun.

Keaadaan kekal sehingga muncul Salahuddin Al Ayyubi. Beliau menyatukan bangsa Arab yang ketika itu berpecah-belah, seterusnya membawa tentera Islam menyerang kembali Palestin. Akhirnya, pada sekitar tahun 1187, ibu negara Palestin berjaya dibebaskan.
Sejak itu Palestin kekal di bawah pemerintahan Islam dengan aman damai. Kerajaan Islam berkembang luas sehinggalah pada era kerajaan Turki Uthmaniyyah yang mula mengalami kejatuhan pada abad ke- 19.

Abad 20

Selepas tercetusnya Perang Dunia Pertama, kerajaan Turki Uthmaniyyah diserang bertubi-tubi oleh pakatan Britain-Perancis-Rusia. Kerajaan Turki Uthmaniyyah mula porak-peranda ditambah lagi masalah dalaman yang semakin meruncing. Pada tahun 1918, Britain menakluki Istanbul yang merupakan pusat pemerintahan kerajaan Turki Uthmaniyyah.

Akhirnya pada tahun 1919, Perang Dunia Pertama tamat. Kerajaan Turki Uthmaniyyah kehilangan kawasan-kawasan naungannya, termasuklah tanah Palestin. British dan Perancis mula menjajah tanah-tanah umat Islam lain. Ketika inilah wujudnya negara bangsa apabila sempadan-sempadan negara diwujudkan memisahkan sempadan agama.

Pada tahun 1922, sebuah satu persidangan diadakan dan telah membuat beberapa tuntutan antaranya sistem khalifah ditamatkan, khalifah mestilah dibuang negeri, harta khalifah dirampas, dan kerajaan Turki baru akan ditubuhkan atas dasar sekular. Pada 3 Mac 1924, sistem khalifah ditamatkan secara rasmi.

Pada tahun 1948, Britain berundur dari Palestin akibat kerugian yang besar dalam Perang Dunia Kedua. Dalam Perang ini, Pemerintah Jerman ketika itu, Adolf Hitler melaksanakan dasar penghapusan etnik yang mengakibatkan ramai Yahudi Eropah terbunuh.

Amerika Syarikat telah memainkan peranan penting dalam penubuhan negara haram Israel. Pada 16 Mei 1948, kerajaan sementara Israel ditubuhkan di Palestin dengan sokongan PBB. Presiden Amerika ketika itu, Harry Truman menyokong sepenuhnya penubuhan Israel, maka wujudlah penempatan Israel di tanah Palestin sehingga kini.

Ketika itu, semakin ramai Yahudi berpindah ke Amerika kerana dasar luar negara itu yang membuka pintu kepada mereka. Yahudi di Amerika diterima dengan tangan terbuka, bantuan dan pekerjaan diberikan kepada mereka atas dasar belas kasihan. Dari situlah, Yahudi di Amerika berkembang sehingga menguasai ekonomi dan pentadbiran Amerika sekarang.

Palestin Sekarang

Hari ini Israel begitu bermaharajalela membunuh umat Islam di Palestin dalam usaha untuk meluaskan sempadan negara haramnya. Keadaan bertambah buruk apabila umat Islam lain hanya mampu melihat tanpa dapat berbuat apa-apa melainkan sedikit.

Selepas kerajaan Khalifah Islam ditumbang musuh, tiada lagi kerajaan yang benar-benar berupaya menyokong Palestin. Negara-negara Islam lain terus tunduk dan akur dengan kekuasaan Israel yang didokong Amerika dan sekutunya.

Situasi di Palestin telah mencapai tahap kritikal terutamanya di Semenanjung Gaza. Mereka terkurung dalam penjara besar yang dikelilingi tembok-tembok raksasa. Segala-galanya disekat. Keadaan yang sukar digambar dengan kata-kata. Baca dan tengoklah sendiri keadaan mereka.

Tanggungjawab Kita

Saya ingin kita berfikir bersama-sama tentang peranan kita. Adakah cukup kita hanya bersimpati kepada saudara kita di Palestin? Sungguh, ia langsung tidak membantu.

Siapa dan bagaimana pun keadaan kita, sebagai seorang Islam kita perlu berbuat sesuatu. Ini tanggungjawab kita. Mungkin kita boleh bersikap lepas tangan sekarang, tetapi bagaimana keadaannya ketika saudara kita di Palestin membuat tuntutan di akhirat kelak? Adakah alasan-alasan kita sekarang diterima ketika itu?

Apa yang penting adalah kesedaran. Dengan kesedaran itu akan wujud dorongan untuk berbuat sesuatu. Tunaikan tanggungjawab kita semampu mungkin dengan sekurang-kurangnya:

1. Mendoakan kemenangan dan kesejahteraan umat Islam.
2. Memboikot produk keluaran musuh-musuh Islam.
3. Menyumbang masa, harta dan tenaga kepada umat Islam.
4. Berusaha mendalami Islam supaya tidak tertipu dengan tipu-daya musuh-musuh Islam.
5. Berusaha bersatu dan mengelakkan perpecahan dalam masyarakat Islam.
6. Mengambil cakna isu-isu yang melanda umat Islam.

Sebenarnya masih banyak cara lagi. Tepuk dada tanyalah iman. Pasti akan berjumpa jawapannya.

Wallahua’lam.


SUMBER:
Muhammad Ilman
CintaAllahCintaAbadi@group/POST IN GROUP

♥ ♥ ♥ KEUTAMAAN HARI JUMAAT ♥ ♥ ♥


ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABAROKATUH

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM

Sahabatku yang kukasihi karenaNya
marilah kita sama sama mengisi hari jumaat ini dengan berbagai amalan amalan untuk akhirat kita semoga Allah memberkati ini semua Aamiin berikut ini ana coba paparkan beberapa kelebihan hari JUMAAT

1. Hari paling utama

Ada beberapa peristiwa yang terjadi pada hari jum’at ini, antara lain:
• Allah menciptakan Nabi Adam ‘alaihissallam dan mewafatkannya.
• Hari Nabi Adam ‘alaihissallam dimasukkan ke dalam surga.
• Hari Nabi Adam ‘alaihissallam diturunkan dari surga menuju bumi.
• Hari akan terjadinya kiamat.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
“Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan permintannya.”
(HR. Muslim)

2. Hari bagi kaum muslimin

Hari jum’at adalah hari berkumpulnya umt Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam masjid-masjid mereka yang besar untuk mengikuti shalat dan sebelumnya mendengarkan dua khutbah jum’at yang berisi wasiat taqwa dannasehat,serta do’a.

Dari Kuzhaifah dan Rabi’i bin Harrasy radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Allah menyesatkan orang-orang sebelum kami pada hari jum’at, Yahudi pada hari sabtu, dan Nasrani pada hari ahad, kemudian Allah mendatangkan kami dan memberi petunjuk pada hari jum’at, mereka umat sebelum kami akan menjadi pengikut pada hari kiamat, kami adalah yang terakhir dari penghuni dunia ini dan yang pertama pada hari kiamat yang akan dihakimi sebelum umat yang lain.” (HR. Muslim dan Ibnu Majah)

3. Hari yang paling mulia dan merupakan penghulu dari hari-hari

Dari Abu Lubabah bin Ibnu Mundzir radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Hari jum’at adalah penghulu hari-hari dan hari yang paling mulia di sisi Allah, hari jum’at ini lebih mulia dari hari raya Idhul Fitri dan Idul Adha di sisi Allah, pada hari jum’at terdapat lima peristiwa, diciptakannya Adam dan diturunkannya ke bumi, pada hari jum’at juga Adam dimatikan, di hari jum’at terdapat waktu yang mana jika seseorang meminta kepada Allah maka akan dikabulkan selama tidak memohon yang haram, dan di hari jum’at pula akan terjadi kiamat, tidaklah seseorang malaikat yang dekat di sisi Allah, di bumi dan di langit kecuali dia dikasihi pada hari jum’at.” (HR. Ahmad)

4. Waktu yang mustajab untuk berdo’a

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut hari jum’at lalu beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Di hari jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.” Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu. (HR. Bukhari Muslim)

5. Dosa-dosanya diampuni antara jum’at tersebut dengan jum’at sebelumnya

Dari Salman Al-Farisi radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidaklah seseorang mandi pada hari jum’at dan bersuci semampunya, berminyak dengan minyak, atau mengoleskan minyak wangi dari rumahnya, kemudian keluar (menuju masjid), dan dia tidak memisahkan dua orang (yang sedang duduk berdampingan), kemudian dia mendirikan shalat yang sesuai dengan tuntunannya, lalu diam mendengarkan (dengan seksama) ketika imam berkhutbah melainkan akan diampuni (dosa-dosanya yang terjadi) antara jum’at tersebut dan jum’at berikutnya.” (HR. Bukhari)

AMALAN AMALAN YANG DI SYARI'ATKAN PADA HARI

1. Memperbanyak shalawat

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Perbanyaklah shalawat kepadaku setiap hari jum’at karena shalawatnya umatku akan dipersembahkan untukku pada hari jum’at, maka barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dia akan paling dekat derajatnya denganku.” (HR. Baihaqi dengan sanad shahih)

2. Membaca surat Al Kahfi

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari jum’at akan diberikan cahaya baginya diantara dua jum’at.” (HR. Al Hakim dan Baihaqi dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

3. Perbanyakkan Membaca do’a

Banyak ulama yang berpendapat bahawa makbulnya doa yang dibaca di antara dua khutbah,iaitu khatib sedang duduk antara khutbah pertama dan khutbah kedua.

Ini berdasarkan hadis daripada Abu Hurairah yang bermaksud,
“Pada hari Jumaat ada satu saat yang bertepatan dengan orang Islam ketika dia sedang sembahyang, di mana tatkala ia berdoa maka doanya itu akan dimakbulkan.” Dan rasulullah menunjukkan isyarat tangannya yang membawa maksud sedikit sahaja waktu itu.

4. Amalan-amalan shalat Jum’at (wajib bagi laki-laki)

• Mandi, bersiwak, dan memakai wangi-wangian.
• Berpagi-pagi menuju tempat shalat jum’at.
• Diam mendengarkan khatib berkhutbah.
• Memakai pakaian yang terbaik.
• Melakukan shalat sunnah.

SELAMAT MERENUNG DAN BERUSAHA UNTUK DIAMALKAN IANYA ALLAH WASSALAM



SUMBER:
Zubair IbnuAwwam As-Sabah
CintaAllahCintaAbadi@group/POST IN GROUP





Di dalam surah al-Mulk


Di dalam surah al-Mulk, ALlah menyatakan bahawa Dia menciptakan hidup dan mati untuk menguji manusia siapakah di kalangan manusia paling baik amalnya. Dalam hidup manusia menghadapi pelbagai bentuk ujian sama ada dalam bentuk musibah/kesusahan dan juga ujian dalam bentuk kesenangan/kemewahan.
Seringkali apabila manusia diuji dengan musibah mereka keluh kesah dan merana. Tapi ketahuilah bahawa di sebalik musbah itu ada hikmah yang sangat besar.

Nabi bersabda :-إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مع عِظَمِ الْبَلَاءِ وَإِنَّ اللَّهَ إذا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ فَمَنْ رضى فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُErtinya : Sesungguhnya besarnya balasan baik adalah dengan besarnya ujian dan bala (tahap ganjaran adalah setimpal dengan tahap kesukaran mihna’), dan Allah s.w.t apabila kasihkan satu kaum lalu akan didatangkan baginya ujian, sesiapa yang mampu redha maka ia beroleh redha Allah dan barangsiapa yang engkar , maka akan beroleh azab Allah.” ( Riwayat At-Tirmizi, 4/601 ; Tuhfatul Ahwazi, 7/65 ; Albani : Hasan Sohih)Mukmin Tulen Sentiasa Tabah Cciri seorang mukmin tulen sebagaimana kata Nabi s.a.w :-عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُErtinya : Amat dikagumi sifat orang mukmin, iaitu semua urusan yang menimpanya adalah baik, dan tidaklah seorang mukmin itu kecuali apabila di timpa kebaikan, ia bersyukur lalu menjadi kebaikan baginya; dan bila ditimpa musibha keburukan ia bersabar dan menjadi kebaikan baginya apabila ia ditimpa” ( Riwayat Muslim)


SUMBER:
Patience Light
CintaAllahCintaAbadi@group/POST IN GROUP






Jumaat, 3 Jun 2011

mengadu la pada Allah.. itu yang utama… Allah maha mendengar..


Kenapa Aku Tak Dapat Apa Yg Aku Idam-Idamkan?

..dan boleh jadi kamu benci akan sesuatu, sedang ia lebih baik bagimu dan boleh jadi kamu kasihi sesuatu, sedang ia melarat kepadamu. Dan Allah mengetahui, tetapi kamu tiada mengetahui..
(albaqarah:216)

Kenapa Susah Sangat Ujian Ini?

… dan ketahuilah, Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya…
(albaqarah:286)

… sesungguhnya disamping kesusahan bersamanya kemudahan…
… (ditegaskan sekali lagi) disamping kesusahan bersamanya kemudahan…
(alinsyirah:5&6)

“Do you really think that you will enter Paradise without such trials as came to those who passed away before you? They were afflicted with severe poverty and ailments and were so shaken that even the Messenger and those who believed along with him said, ‘When will come the Help of Allah?’
Yes, certainly the Help of Allah is near!”
[Quran 2:214]

Rasa Frust? Tension? Lemah Semangat?

::janganlah kamu bersedih atau berduka cita, sesungguhnya kamu lebih tinggi jika kamu beriman::
(alimran:139)

.:adakah manusia mengira, bahawa mereka akan dibiarkan sahaja berkata ‘kami telah beriman’ tanpa mereka diuji:.
.Dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta:.
(alankabut:2&3)

Bagaimana Harus Aku Menghadapinya?

“Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah- daerah sempadan) serta bertaqwalah kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan).”
(Surah Al-Imran ayat 200)

“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk”
(Surah Al-Baqarah ayat 45)

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenang dengan mengingati Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah hati menjadi tenang.”
(Ar-Ra’d: 28)

Apa Yang Aku Dapat Daripada Semua Ini?

“Sesungguhnya Allah telah membeli dr org2 mu’min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga utk mereka… ..
(Surah At-Taubah ayat 111)

Kepada Siapa Aku Berharap?

“Cukuplah ! Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain drNya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal.”
(Surah At-Taubah ayat 129)

Arghhh Aku Tak Tahan!!! Aku Dah Bosan!!

“… ..dan jgnlah kamu berputus asa dr rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dr rahmat Allah melainkan kaum yg kafir.”
(Surah Yusuf ayat 12)

“Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; “Kami telah beriman,” sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya kami telah menguji org2 yg sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui org2 yg benar dan sesungguhnya Dia mengetahui org2 yg dusta. (Surah Al-Ankabut ayat 2-3)

“Did you think that We had created you in play (without any purpose), and that you would not be brought back to Us?”
(Quran 23:115):

?Tidak Aku (Allah) jadikan jin dan manusia melainkan untuk mengabdikan diri kepada-Ku.?
- Surah az-Zariyat: ayat 56.

Demi masa:.
.:sesungguhnya manusia dalam kerugian:.
.:kecuali yang beriman dan juga yang beramal soleh:.
.:yang berpesan pada kebenaran:.
.:yang berpesan pada kesabaran:.
(alquran:al-asr)

..ya tuhanku, sesungguhnya aku berkehendak kepada kebaikan yang engkau turunkan kepadaku..
(alqasas:24)
Paling best dlm hidup:
bila kite down, we feel hopeless…
Kite ngadu pd Dia.
Tanpa kite sedari,
Dia sisipkan perasaan tenang yg kite tau takkan datang tanpa rahmat-Nya.
Rasa senang walaupun dalam resah.
Allah memang sentiasa sayangkan hamba-Nya… .
Cuma kita yg sering LUPA, kan? So..

Jangan Mengharap pada Manusia.. Letakkan sepenuh pengharapan Pada Yang terAGUNG..ALLAH takkan hampakan kita..cume kadang2 Allah perlu uji kita supaya kita xleka..xalpa..dalam kehidupan duniawi ini.. supaya kita menyedari kewujudan akhirat..yg abadi.. selamanya…

BY
Saifullah Epul
Umat Muhammad Umat Dakwah/post in group

♥ KELEBIHAN HARI JUMAAT DAN KESALAHAN YANG BIASA TERJADI ♥


ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABAROKATUH

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM

Saudaraku seaqidah.
Sebagaimana kita semua sedia maklum bahwa perhiasan bagi hari ialah hari Jumaat,yang dipenuhi Baraqoh dan juga pada hari jumaat berkumpulnya kaum muslimin untuk menunaikan kewajiban yang di perintahkan oleh Allah,

Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala bermaksud :
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diserukan azan (bang) untuk mengerjakan sembahyang pada hari Jumaat, maka segeralah kamu pergi (ke masjid) untuk mengingati Allah (dengan mengerjakan sembahyang jumaat) dan tinggalkanlah berjual-beli (pada saat itu); yang demikian adalah baik bagi kamu, jika kamu mengetahui (hakikat yang sebenarnya), " (Al-Jumu'ah:9)

ADAPUN KELEBIHAN KELEBIHAN MENGHADIRI SHALAT JUMAAT

Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam bersabda :
Pada hari itu jumaat terdapat suatu masa di mana seorang hamba mukmin apabila meminta (berdoa) kepada Allah sesuatu kebaikan melainkan Allah memakbulkan doanya atau ia meminta Allah melindunginya daripada sesuatu kejahatan melainkan Allah melindunginya daripada kejahatan.” (Hadis riwayat Tirmizi).

Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam bersabda :
“Barangsiapa berwudlu dengan baik, kemudian mendatangi Jumaat lalu mendengarkan dan diam,diampuni dosanya antara Jumaat itu dengan Jumaat sebelumnya,dan ditambah 3 hari.” ( HR.Muslim ).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
“Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan permintannya.” (HR. Muslim)

Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam bersabda :
"Barangsiapa berwudhu' lalu memperbaguskan wudhu'nya, Kemudian mendatangi shalat Jum'ah terus mendengar & berdiam diri - tidak berbicara sama sekali, maka diampunkanlah untuknya antara Jum'ah itu dgan Jum'ah yg berikutnya, dgan diberi tambahan 3 hari lagi. Barangsiapa yg memegang kerikil - batu kecil untuk di-permain2kan sehingga tidak memperhatikan isi khutbah, maka ia telah melakukan kelalaian - yakni bersalah." (Riwayat Muslim)

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata :
“Perbanyaklah shalawat kepadaku setiap hari jum’at karena shalawatnya umatku akan dipersembahkan untukku pada hari jum’at, maka barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dia akan paling dekat derajatnya denganku.”
(HR. Baihaqi dengan sanad shahih)

PERLUNYA MANDI,BERSIWAK DAN MEMAKAI WANGI-WANGIAN

Sahabatku yang kusayangi.
Di antara jama’ah jumaat ada juga yang mengabaikan masalah mandi dan memakai wangi-wangian serta bersikat gigi ( bersiwak) pada hari Jum’at.

Padahal Islam menghendaki kaum muslimin supaya berkumpul pada hari Jum’at pada pertemuan mingguan dalam keadaan sesempurna mungkin, berpenampilan paling baik, serta memakai wangi-wangian yang paling wangi sehingga orang lain tidak merasa terganggu oleh bau yang tidak sedap. Serta tidak juga mengganggu para Malaikat.

Di dalam kitab ash-Shahiihain disebutkan, dari Abu Bakar bin al-Munkadir, dia berkata, ‘Amr bin Sulaim al-Anshari pernah memberitahuku, dia berkata, Aku bersaksi atas Abu Sa’id yang mengatakan, Aku bersaksi bahwa

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Mandi pada hari Jum’at itu wajib bagi setiap orang yang sudah baligh. Dan hendaklah dia menyikat gigi serta memakai wewangian jika punya.”
(Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 880) dan Muslim (no. 846).

Dari Salman al-Farisi, dia berkata,
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Tidaklah seseorang mandi dan bersuci semampunya pada hari Jum’at, memakai mi-nyak rambut atau memakai minyak wangi di rumahnya kemudian keluar lalu dia tidak memisahkan antara dua orang (dalam shaff) kemudian mengerjakan shalat dan selanjutnya dia diam (tidak berbicara) jika khatib berkhutbah, melainkan akan diberikan ampunan kepadanya (atas kesalahan yang terjadi) antara Jum’atnya itu dengan Jum’at yang berikut-nya.” (Shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 883).

KERUGIAN BESAR MELAMBATKAN WAKTU KE SHOLAT JUMAAT

Sahabatku yang di rahmati Allah
Di antara kaum muslimin ada yang berlambat-lambat ketika mendatangi shalat Jum’at sehingga khatib naik mimbar. Padahal dengan demikian itu mereka, telah kehilangan banyak keberkatan dan kebaikan serta pahala yang melimpah.

Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwa
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda :
“Barangsiapa mandi pada hari Jum’at seperti mandi junub kemudian dia berangkat ke masjid, maka seakan-akan dia berkurban dengan unta. Barangsiapa berangkat pada waktu kedua, maka seakan-akan dia berkurban dengan sapi. Barangsiapa berangkat pada waktu ketiga, maka seakan-akan dia berkurban dengan kambing yang bertanduk. Barangsiapa berangkat pada waktu keempat, maka seakan-akan dia berkurban dengan ayam. Dan barangsiapa berangkat pada waktu kelima, maka seakan-akan dia berkurban dengan telur. Jika imam (khatib) telah datang, maka Malaikat akan hadir untuk mendengarkan Khutbah.” (HR.Shahiih Al-Bukhari dan Shahiih Muslim)

Maksudnya,para Malaikat itu menutup lembaran catatan pahala bagi mereka yang terlambat sehingga tidak mendapatkan pahala yang lebih bagi orang yang masuk masjid (di saat khatib sudah naik mimbar)Pengertian tersebut diperkuat oleh hadits berikut ini:

Dari Abu Ghalib, dari Abu Umamah, dia berkata,
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Pada hari Jum’at para Malaikat duduk di pintu-pintu masjid yang bersama mereka lembaran-lembaran catatan. Mereka mencatat orang-orang (yang datang untuk shalat), di mana jika imam (khatib) telah datang menuju ke mimbar, maka lembaran-lembaran catatan itu akan ditutup.”Lalu kutanyakan, “Hai Abu Umamah, kalau begitu bukankah orang yang datang setelah naiknya khatib ke mimbar berarti tidak ada Jum’at baginya?”Dia menjawab, “Benar, tetapi bukan bagi orang yang telah dicatat di dalam lembaran-lem-baran catatan.”
(HR.Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan dinilai hasan oleh al-Albani)

Sahabatku,Rasulullah juga sangat melarang orang berkata kata disaat khatib sedang berkhotbah termasuk menegur teman yang sedang bising atau berbicara

Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Jika engkau berkata kepada teman engkau “Diam” pada hari Jumaat dan imam sedang berkhutbah, maka engkau telah membuat sesuatu yang sia-sia.”
(Sahih,al-Bukhari:934, Muslim:851)

BAHAYANYA MENINGGALKAN SHOLAT JUMAAT

Dari Abu al-Ja`d ad-Dhamiri, r.a, bahawa
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “ sesiapa yang meninggalkan (solat Jumaat) sebanyak 3 jumaat dengan keadaan sengaja meringan-ringan dan mencuaikannya, nescaya Allah meterikan atas hatinya”. (Riwayat Abu Daud)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
‘’Barangsiapa yang meninggalkan tiga (3) Jumaat karena me-mudah2kannya(meremehkannya) maka Allah mencap (Nifaq) atas hatinya’’
( H.R Ahmad Al-hakim shahieh Muslim)

♥ SELAMAT BERAMAL SEMOGA MANFAAT UNTUK KITA SEMUA AAMIIN WASSALAM ♥

BY
Zubair IbnuAwwam As-Sabah
Umat Muhammad Umat Dakwah/post in group

sebuah pertemuan..penghujung perpisahan....


pertemuan itu berlangsung tiap detik hidup kita.. sjak lahir.. kita di hadapkan dengan pertemuan.. saat lahir kedunia..pertemuan terjadi.. antara seorang bayi dengan ibu bapa yang amat mengasihinya.. masuk alam persekolahan..kita bakal bertemu dengan sahabat2 handai..dan bermula disini pertemuan yang paling kerap kita rasai… dan penghujungnya psti ada perpisahan..

Syukur sungguh di hati ini
Dikurniakan teman sejati
Menunjuk jalan dekati-Nya
Tika diri dalam kebuntuan

Betapa aku menghargai
Kejujuran yang kau beri
Mengajarku mengenal erti
Cinta hakiki yang abadi

Tiada yang menjadi impian
Selain rahmat kasih-Mu Tuhan
Yang terbias pada ketulusan
Sekeping hati seorang insan
Bernama teman

memetik ungkapan tadi..dari sebuah lagu kesukaanku..sebuah pertemuan nyanyian UNIC..beberapa rangkap kata puitis itu pada ku membawa makna yang tersendiri..ketulusan hati seorang teman.. itu menjadi impian kita.. dan sejenak..aku mengaplikasikan dalam diri.. aku sendiri mengakuinya.. apabila pertemuan ini dihiasi dengan ketulusan..kejujuran.. dan kebahagiaan yang tidak lari dari tali Allah..memori bersama seorang teman itu pasti utuh dalam minda..mahupun hati..dan memori2 itu pasti akan dikenang selepas berlaku perpisahan..

itu fitrah manusia..

besar erti sebuah pertemuan..dan setiap yang terjadi ada hikmah yang kita xketahui.. dan xsemua benda dapat dilihat dengan mata kasar..tetapi lihatlah dengan mata hati… kerana itu mata sebenarnya… lihat saja insan yang Allah duganya dengan buta.. mata hatinya cukup kuat sekalipun mata kasarnya tidak mampu melihat.. cuba anda kenang2 kembali.. apakah tiap2 pertemuan yang berlaku dalam hidup anda membawa erti..membawa hikmah tersirat?… bagiku, istilah pertemuan..perpisahan sememangnya istilah yang terlalu banyak untuk di huraikan.. terlalu banyak untuk diperkatakan.. dan semanis2 pertemuan pada ku adalah bersahabat dengan seseorang yang membawa aku kejalan kebenaran..mengingatkan saat aku alpa..dan membangkitkan saat aku rebah xberdaya..

penghujung perpisahan..

mendengar sebaris ayat ini,kita sudah mampu metafsirkan bahwa perpisahan pasti mengakhiri setiap pertemuan. bukan kah? pertemuan pada hidup adalah mati.. pertemuan bersama sahabat handai juga pasti berakhir dengan perpisahan saat masing2 membawa hala tuju hidup.. itu realitinya yang kita tidak mampu sangkal.. Allah mengaturkannya.. Alam ini ada aturannya..pertemuan lawannya perpisahan.. itu hukum alam…yang kita sebagai manusia xkan mampu menyangkal..apatah lagi menidakkannya..

tiada yang kekal selamanya.. hidup didunia ini hanya sementara dan yang badi ialah akhirat.. dunia hanyalah jambatan menuju alam akhirat.. pertemuan dan perpisahan corak kehidupan.. keindahannya tersembunyi..hikmahnya kadang kala tidak kita sedari…

seandainya perpisahan yg anda sedang hadapi…anda hadapilah dengan tenang..semoga ia menjadi pengorbanan yg Allah redhai menjelang aidiadha ini…

BY
Saifullah Epul
Umat Muhammad Umat Dakwah/post in group


Kisah Seorang Pemuda


 Pada zaman dahulu ada seorang raja mempunyai seorang tukang sihir. Ketika usia tukang sihir itu bertambah lanjut, dia berkata kepada raja, “Aku sudah tua. Kerana itu kirimlah kepada ku seorang pemuda supaya ku ajari dia ilmu sihir.” Maka dikirimlah kepadanya oleh raja seorang pemuda untuk belajar ilmu sihir.

Di jalan yang dilalui sipemuda setiap hari untuk pergi belajar sihir ada seorang pendeta. Si pemuda selalu singah ke tempat pendeta tersebut dan mempelajari ajaran-ajarannya. Ternyata ajaran pendeta tersebut sangat dikagumi si pemuda. Apabila dia terlambat sampai ke tempat tukang sihir, dia dipukul oleh tukang sihir.
Hal itu diadukannya kepada pendeta. Kata pendeta, “Jika engkau takut dimarahi tukang sihir katakan kepadanya bahawa engkau terlambat kerana halangan keluarga. Dan jika engkau takut dimarahi keluargamu, katakan bahawa engkau terlambat pulang kerana tukang sihir.”
Sementara keadaan berjalan demikian rupa, pada suatu hari muncul seekor binatang besar mengejar orang ramai yang berjalan di jalan raya. Kata si pemuda, “Hari ini aku harus tahu, mana yang lebih hebat, ilmu tukang sihir dengan ilmu pendeta.” Maka diambilnya batu lalu dia berdoa, “Wahai Allah! Jika ilmu pendeta yang lebih Engkau sukai dari ilmu tukang sihir, maka bunuhlah binatang ini supaya orang ramai dapat lalu.” Lalu dilemparnya binatang itu dan mati di saat itu juga, sehingga orang ramai dapat lalu.

Si pemuda datang kepada pendeta menceritakan peristiwa yang baru dialaminya. Kata pendeta, “Hai anak ku! Mulai hari ini ternyata engkau lebih unggul daripada ku. Engkau telah mencapai sasaran yang ku duga. Tetapi engkau akan mendapat ujian. Jika engkau diuji, janganlah engkau mengatakan bahawa aku gurumu.

Si pemuda sudah pandai mengubati orang bisu, mengubati penyakit kusta dan mengubati berbagai penyakit lagi. Hal itu didengari oleh seorang Menteri Raja yang buta matanya. Maka didatanginya si pemuda dengan membawa hadiah yang banyak. Katanya, “Jika engkau dapat menyembuhku dari kebutaan, maka hadiah-hadiah ini ku berikan kepada mu.” Jawab pemuda, Aku tidak dapat menyembuhkan seseorang. Yang menyembuhkan sesungguhnya hanya Allah. Jika anda mahu beriman kepada Allah, aku akan berdoa semoga Dia berkenan menyembuhkan anda.” Maka berimanlah dia kepada Allah, lalu Allah Ta’ala menyembuhkannya.

Kemudian Menteri Raja datang ke majlis raja seperti kebiasaan. Sang Raja bertanya kepadanya, “Siapa yang mengembalikan penglihatanmu?” Jawab Menteri, “Tuhan ku!” Titah Raja, “Engkau punya Tuhan selain aku?” Jawab Menteri, “Tuhan ku dan Tuhan anda ialah Allah!” Maka diseksanya menteri tersebut, sehingga dia terpaksa menunjukkan pemuda yang mengubatinya. Maka dihadapkan si pemuda ke hadapan raja. Titah Raja, “Hai anak ku! Sungguh hebat ilmu sihirmu. Engkau dapat menyembuhkan orang buta, menyembuhkan penderita kusta, dan engkau telah berjasa begini dan begitu.” Jawab pemuda “Aku tidak dapat menyembuhkan siapa pun. Sesungguhnya yang menyembuhkan hanya Allah Ta’ala semata-mata.” Maka diseksanya lah si pemuda sehingga dia terpaksa menunjukkan pendeta. Maka dihadapkan pula pendeta ke hadapan raja. Titah Raja, “Keluarlah (murtad) dari agamamu. Pendeta menolak perintah raja tersebut. Raja memerintahkan supaya mengambil gergaji dan diletakkan di tengah-tengah kepala pendeta. Lalu dibelah kepalanya sehingga kedua belahannya jatuh.

Kemudian dihadapkan pula Menteri Raja. Maka diperintahkan kepadanya, “Keluarlah (murtad) kamu dari agamamu!” Menteri Raja menolak. Maka diletakkan gergaji di tengah-tengah kepalanya, lalu dibelah sehingga kepalanya jatuh. Kemudian dihadapkan si pemuda. Maka diperintahkan pula kepadanya, “Keluarlah kamu dari agamamu!” Tetapi si pemuda menolak lalu dia diserahkan kepada para pengawal raja. Titah Raja, “Bawa dia ke puncak-puncak gunung. Sampai di sana, jika dia mahu keluar dari agamanya, jangan diapa-apakan. Tetapi jika dia menolak, lemparkan ke jurang yang dalam.

Maka berangkatlah mereka membawa si pemuda ke puncak gunung. Sementara itu si pemuda mendoa, “Wahai Allah, selamatkanlah aku dari kejahatan mereka dengan cara apa saja yang Engkau kehendaki.” Maka bergoncanglah (gempa) gunung, sehingga para pengawal raja semuanya jatuh ke dalam jurang. Dan si pemuda pulang kembali ke istana raja dengan berjalan kaki. Raja bertanya, “Mana para pengawal, apa yang terjadi dengan mereka?” Jawab pemuda, “Allah menyelamatkanku dari kejahatan mereka.”

Maka diserahkannya si pemuda kepada para pengawal yang lain dengan titahnya, “Bawa dia dengan perahu ke tengah-tengah lautan. Jika dia mahu keluar dari agamanya, biarkan dia. Tetapi jika dia menolak, lemparkan dia ke laut. Maka berangkatlah mereka membawa si pemuda. Si Pemuda mendoa, “Wahai Allah! Selamatkanlah aku dari kejahatan mereka dengan cara bagaimanapun Engkau kehendaki.” Maka terbaliklah perahu mereka sehingga para pengawal tenggelam semuanya. Si pemuda pulang kembali ke istana raja dengan berjalan kaki. Tanya Raja, “Ke mana para pengawal, apa yang terjadi?” Jawab pemuda, “Allah melindungi ku dari kejahatan mereka.”

Kata pemuda kepada raja, “Anda tidak akan dapat membunuh ku sebelum anda lakukan perintah ku.” Tanya Raja, “Apa itu?” Jawab pemuda, “Kumpulkan seluruh rakyat di suatu lapangan. Lalu salib aku di situ pada sebatang pohon. Kemudian ambil anak panah dari tempat panah ku dan letakkan di busur dengan membaca : Bismillahi rabbil ghulam (Dengan nama Allah, Tuhan Pemuda ini). Sesudah itu panahlah aku. Bila anda lakukan seperti itu maka anda akan berhasil membunuh ku.”
Maka dikumpulkannya seluruh rakyat di suatu lapangan. Lalu disalibnya si pemuda pada sebatang pohon. Kemudian diambilnya panah lalu dipasang pada busur dengan membaca: Bismillahi rabbil ghulam. Maka dipanahnya si pemuda dan mengenai pelipisnya. Si pemuda meletakkan tangannya di tempat yang dipanah lalu dia mati. Maka berkata orang ramai, “Kami beriman dengan Tuhan si pemuda! Kami beriman dengan Tuhan si pemuda! Kami beriman dengan Tuhan si pemuda!”
Pernyataan rakyat tersebut dikhabarkan orang kepada raja. Kata mereka, “Tahukah anda, bahawa apa yang anda takutkan selama ini sungguh telah terjadi. Rakyat telah menyatakan keimanan kepada Allah.” Maka diperintahkan oleh raja supaya membuat parit di pintu-pintu jalan utama, lalu di dalam parit dinyalakan api. Titah raja, “Siapa tidak keluar dari agamanya, lempar dan bakar mereka dalam parit.” Maka dilaksanakanlah perintah raja tersebut. Pada giliran seorang wanita yang sedang mengendong bayi, wanita itu  ke hulu dan ke hilir menanti saat dilempar ke dalam parit. Maka berkata bayinya, “Wahai ibu! Tabahkanlah hati ibu kerana ibu berada dalam kebenaran.

SUMBER:
CINTA ALLAH CINTA ABADI/Docs

Khamis, 2 Jun 2011

19 hadith tentang wanita


19 hadith tentang wanita
1. Doa perempuan lebih makbul daripada lelaki kerana
sifat penyayangnya yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika
ditanya kepada Rasulullah akan hal tersebut, jawab baginda, "Ibu lebih
penyayang daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia".

2. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam
rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya.Allah
mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan
darinya 1,000 kejahatan.

3. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak
bersalin, maka Allah mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada
jalan Allah.

4. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak,
keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

5. Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi
ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.

6. Apabila semalaman ibu tidak tidur dan memelihara
anaknya yang sakit, maka Allah memberinya pahala seperti memerdekakan 70 hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah.

7. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya,
darjatnya seumpama orang yang sentiasa menangis kerana takutkan
Allah dan orang yang takutkan Allah, akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

8. Barangsiapa membawa hadiah, (barang makanan dari pasar) ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya
seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak
lelaki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah
dia memerdekakan anak Nabi Ismail.

9. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan
agama, maka Allah memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

10. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa
bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya,
masuklah dia dari pintu syurga mana sahaja yang dikehendaki.

11. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1,000 lelaki yang soleh.

12. Aisyah berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah,
siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab Rasulullah,
"Suaminya".
"Siapa pula berhak terhadap lelaki?" Jawab Rasulullah,
"Ibunya".

13. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibubapamu,
maka jawablah panggilan ibumu dahulu.

14. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di
laut,burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua
beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya serta menjaga sembahyang dan puasanya.

15. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan
tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

16. Syurga itu di bawah tapak kaki ibu.

17. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akantinggal bersama aku (Nabi s.a.w) di dalam syurga.

18. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara
perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan
mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya syurga.

19. Daripada Aisyah r.a. Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuan lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka
akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.


wallahua'lam...

SUMBER:
CINTA ALLAH CINTA ABADI/Docs

BANGKITLAH AL-AQSA AS SYARIF........




BANGKITLAH AL-AQSA AS SYARIF........
Assalamualaikum ikhwah dan akhawat sekalian,

Sejak Al-Quds dijajah pada tahun 1967, bangsa Zionis telah berusaha dengan segala kemampuanya untuk mencelup kota Al-Quds dengan celupan Yahudi dan cuba menghapuskan semua bukti-bukti kebudayaan Islam di kota tersebut.

Sementara itu, penggalian di bawah Masjid Al-Aqsha dan sekitarnya terus mereka lakukan. Penggalian ini akan merobohkan sejumlah bangunan bersejarah di Al-Quds. Untuk mempercepatkan tujuannya, Israel menggunakan bahan kimia bagi menghancurkan tiang-tiang yang berada di bawah Al-Aqsha.

Pemerintah Israel terus melakukan pembaharuan dalam projek meyahudikan Al-Quds terutama di wilayah timurnya seperti :

1. Membangun tempat parkir kereta setinggi 7 tingkat yang dapat menampung ribuan kenderaan.

2. Memasang portal di pintu Al-Asbath menuju Kota Lama bagi menghalang warga Palestin masuk ke kawasan tersebut.

3. Membangun jambatan layang-layang dari Jabal Zaitun melalui gerbang Al-Rahmah tembus hingga ke Barat Al-Quds di Silwan.

4. Membangun terowong kereta dari pintu Hebron menuju tembok ratapan di dinding Al-Buraq.

Kesemua pembangunan ini jelas mengancam sejumlah wilayah bersejarah di Kota Lama Al Quds.

Di sisi lain, serbuan bertubi-tubi terhadap Masjid Al-Aqsha hasil kerjasama antara pemerintah Israel dan kelompok radikal Zionis tidak lagi dilakukan dengan sembunyi-sembunyi tapi secara terang-terangan dan diketahui oleh masyarakat ramai.

Penggalian yang mereka lakukan secara “marathon” dan bukan lagi tersembunyi  bahkan terang-terangan itu belum juga menemui kesan-kesan Haikal yang mereka dakwa berada di dalamnya. Walaupun sudah terbongkar, tidak ada bukti-bukti yang sahih berupa “Bekas Kerajaan Daud” yang mereka dakwa sebagai Haikal Sulaiman yang dikatakan berada di atas tapak Masjid Al-Aqsha, namun pemerintah Israel tidak pernah berhenti melakukan penggalian tersebut.

Ini tiada tujuan lain melainkan mereka ingin sekali menghancurkan bangunan-bangunan bersejarah milik umat Islam termasuk di dalamnya kiblat pertama umat Islam iaitu Masjid Al-Aqsha.

Persoalannya sekarang, apakah Allah akan memberikan kesempatan bagi Zionis untuk menghancurkan Al-Aqsha???

Sebahagian orang mungkin berkata, tidak mungkin Al-Aqsha dapat dihancurkan oleh Israel kerana Al-Aqsha merupakan kiblat pertama umat Islam. Dengan kedudukan yang tinggi dalam agama, tidak mungkin Zionis dapat menghancurkanya sebagaimana Abrahah dahulu tidak dapat menghancurkan Ka’bah.

Nabi Muhammad saw pun pernah berbicara tentang fitnah yang akan berlaku di akhir zaman dan tidak disebutkan tentang kehancuran Al-Aqsha.

Inilah yang sering kita dengar dari sebahagian besar kaum muslimin. Dalam setiap kesempatan mereka mengatakan, bagi Al-Aqsha ada pemeliharanya iaitu Allah swt.

Betul, memang tidak ada khabar atau hadits yang menyatakan kehancuran Al-Aqsha tetapi itu tidak bererti ia tidak akan berlaku. Tidak semestinya semua yang tidak ada nashnya tidak akan berlaku. Banyak sekali peristiwa yang berlaku, tetapi tidak ada nash yang menjelaskanya, walaupun hanya sekadar hadits dhaif.

Ka’bah dahulu pernah dihancurkan pada zaman Hajjaj bin Yusuf Al-Tsaqafi. Ia menggempurnya dengan lastik raksasa untuk menghancurkan Abdullah bin Zubair ra. Begitu juga dengan kaum Qaramithah yang mencuri Hajarul Aswad pada tahun 293 H. Selama 22 tahun, Hajarul Aswad berada dalam kekuasaan Qaramithah.

Bukan itu sahaja, disebutkan dalam Shahih Bukhari, Rasulullah saw mengatakan ;

“Ka’bah akan dirosakkan oleh kelompok Dzu Suwaiqatan dari Habsyah, ia akan dirampas perhiasannya serta dicabut kelambunya. Akan tetapi aku hanya melihatnya membiarkannya ia terlepas dipukul dengan penyodok dan cangkulnya”.

Dari sini jelaslah, Ka’bah atau Baitullah Al-Haram akan dihancurkan dan yang menghancurkanya adalah seseorang dari keturunan Habsyah (Ethiopia).

Jika Baitullah pun akan hancur, maka bagaimana dengan Masjid Al-Aqhsa yang darjat dan kedudukannya lebih bawah dari Masjid Al-Haram???

Dr Abdul Aziz Kamil mengatakan :

“Tidak ada nash yang dapat dijadikan pegangan yang menunjukkan bahwa penghancuran Masjid Al-Aqsha adalah sesuatu yang mustahil dan perkara tersebut bukan salah satu syarat dari peristiwa fitnah akhir zaman. Lebih dari itu, banyak peristiwa yang berlaku tanpa disebutkan dalam ayat mahupun hadits. Sebahagiannya telah dikhabarkan dan sebahagiannya terhapus dari ingatan”.
Tinggal satu lagi pertanyaan iaitu kenapa Baitullah Al-Haram dilindungi oleh Allah ketika pasukan Abrahah mahu menghancurkanya tetapi Allah tidak melindunginya ketika dihancurkan oleh Hajjaj bin Yusuf atau ketika dicuri batunya oleh golongan Qaramithah atau tidak akan dilindungi ketika nanti
dihancurkan oleh orang Habsyah?

Jawabannya mungkin, ketika raja Abrahah datang hendak menghancurkan Ka’bah, di sana tidak ada orang yang dibebani secara syar’i untuk melindunginya.

Bangsa Arab dahulu mengagungkan Ka’bah kerana bangunan tersebut dibangun oleh datuk mereka Ibrahim dan Ismail alaihimassalam. Namun, setelah datangnya Islam, ada yang dibebani secara agama untuk melindungi dan mempertahankan Baitullah Al-Haram untuk menumpahkan segala kemampuanya bagi melindunginya, iaitu umat Islam.
Di sanalah akan terlihat siapa yang bersusah payah dalam melindunginya dan siapa yang melalaikannya.

Kesimpulannya, jika umat Islam tidak membelanya maka tidak menghairankan apabila suatu hari apabila kita bangun dari tidur sementara bangsa Yahudi sudah menghancurkan Masjid Al-Aqsa.

Inilah yang ditulis oleh As-Syahid Abdul Aziz Al-Rantisi dalam sebuah makalahnya yang ia tulis setelah gugurnya As-Syahid Syaikh Ahmad Yasin.

Ia mengatakan ;

“Saya mengira bahwa Allah akan memberi kesempatan bagi Zionis untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsha sebagaimana mereka dibiarkan membunuh As-Syahid Ahmad Yasin”.
Sebenarnya, masalah Al-Aqsha sama dengan Masjid Al-Haram dari segi kemungkinan penghancurannya.

Mungkin Yahudi dapat menghancurkan al-Aqsha. Kenapa tidak?

Mereka telah membakarnya pada tahun 1969 sementara Al-Aqsha sekarang berdiri di atas sejumlah terowong hasil dari aktiviti penggalian di mana ketika ini Al-Aqsha tidak mempunyai asas untuk menguatkan bangunannya ke dalam tanah.

Namun ada yang berhujjah dengan hadits Nabi saw yang mengatakan :

“Aku peringatkan kamu dengan fitnah Dajjal. Tidak ada seorang Nabipun, kecuali telah memberikan peringatan kepada umatnya (tentang Dajjal). Ia adalah keturunan Nabi Adam yang mata kirinya buta (tidak dapat melihat), pohon-pohon tidak tumbuh. Ia menguasai satu jiwa kemudian membunuhnya lalu menghidupkanya kembali. Ia pun tidak menguasai yang lainya. Bersamanya ada syurga, neraka, sungai, air, gunung dan roti. Sesungguhnya syurganya adalah neraka. Dan nerakanya adalah syurga. Ia akan hidup bersama kamu selama 40 malam. Ia dapat berpindah dan mengunjungi semua tempat kecuali empat masjid, Masjid Al-Haram, Masjid Madinah, Masjid Tursina dan Masjid Al-Aqsha. Potongan tubuhnya seperti kamu dan sesungguhnya Allah tidak buta”.
Inilah hadits yang dijadikan alasan namun mungkin juga boleh berlaku selain dari itu di mana mungkin sahaja Al-Aqsha dihancurkan lalu dibangunkan kembali atau yang dimaksudkan dengan masjid di sini adalah tempat di mana dibangunnya Masjid Al-Aqsha.

Rasulullah saw pun pernah solat mengimami para Nabi di Masjid Al-Aqsha pada malam Isra’ dan Mi’raj padahal di sana belum ada bangunan Masjid Al-Aqsha ketika itu.

Bangunan Masjid Al-Aqsha hanya dibangunkan pada pemerintahan Amirul Muminin, Umar Ibnu Al-Khattab ra.

Walaubagaimana tingginya kedudukan Al-Aqsha, namun tentu tidak melebihi kedudukannya dari Masjid Al-Haram dan Masjid Al-Haram tidak lebih tinggi kedudukannya dari kehormatan darah seorang muslim.
Rasulullah saw pernah bersabda dalam khutbah haji wada’ :

“Ketahuilah, semulia-mulia hari adalah hari ini, semulia-mulia bulan adalah bulan ini, semulia-mulia negeri adalah negeri ini. Ketahuilah, sesungguhnya darah kamu, harta kamu terhormat, sebagaimana terhormatnya hari ini, bulan ini dan negeri ini”.
Dan dalam riwayat yang lain dari Abdullah bin Umar ia berkata, aku melihat Rasulullah saw thawaf mengelilingi Ka’bah dan berkata :

“Sebaik-baik wangian adalah wangimu, seagung-agung kehormatan adalah kehormatanmu. Demi jiwa Muhammad yang ada dalam genggamanNya, kehormatan seorang mu’min lebih agung daripada kehormatanmu di sisi Allah. Lebih terhormat darimu darahnya dan hartanya dan berbaik sangkalah kepadanya”.
Jika kehormatan darah seorang muslim lebih tinggi daripada kehormatan Baitullah Al-Haram, maka tidak ragu lagi, darah seorang muslim lebih terhormat di sisi Allah berbanding Masjid Al-Aqsha, walaubagaimana tinggi pun sekalipun kedudukan Masjid Al-Aqsha di sisi umat Islam.
Kaum muslimin ketika ini, di manapun mereka, berada dalam kongkongan kesombongan dunia dan kezaliman antarabangsa. Bangsa Palestin berkubang dalam penjajahan Zionis yang zalim. Mereka dibunuh setiap hari, tanpa perikemanusiaan. Tidak dibezakan antara anak kecil, orang tua, laki-laki mahupun perempuan. Mereka diperlakukan sama. Kesalahan mereka hanya satu iaitu kerana mereka adalah seorang muslim.

Besarnya kehancuran dan kerosakan serta darah yang mengalir dari para syuhada’, anak-anak, wanita dan warga awam merupakan hasil dari peperangan yang ditebarkan oleh Zionis secara zalim dan keji ke atas Gaza dan Al Aqsha yang mulia menegaskan bahwa Zionis jika menguasai umat Islam dan dunia akan melakukan apa sahaja terhadap umat Islam dan umat manusia sesuai dengan kehendak mereka tanpa:

1. Mempertimbangkan dan menghormati perjanjian yang telah mereka buat.
2. Mempedulikan penderitaan yang dialami oleh umat Islam.
3. Merasa bersalah terhadap perbuatan yang telah mereka lakukan.
4. Mempedulikan pelanggaran hak ke atas warga yang tidak berdosa.

Bahkan kerana kerasnya hati mereka dan didorong oleh kebencian dan kemurkaan, dengan berleluasa mereka melakukan pelanggaran lebih besar jika mereka mampu melakukannya, sebagaimana yang firman Allah swt :

“Jika mereka menangkap kamu, niscaya mereka bertindak sebagai musuh bagimu dan melepaskan tangan dan lidah mereka kepadamu dengan menyakiti(mu) ; dan mereka ingin supaya kamu (kembali) kafir”. (QS Al-Mumtahanah : 2)
Mereka tidak akan pernah terlambat melakukan pembantaian terhadap umat Islam tanpa ada belas kasihan sedikitpun kecuali jika mereka dalam keadaan lemah. Dan perkara ini bukanlah suatu kecelakaan atau sesuatu yang sifatnya sementara, namun ianya bersifat kekal dan sepanjang masa kerana permusuhan mereka terhadap kebenaran dan pembawa kebenaran dalam sepanjang waktu dan masa dari sejarah umat manusia adalah kekal tanpa terkecuali!
Allah swt berfirman :

“Bagaimana boleh (ada Perjanjian dari sisi Allah dan Rasul-Nya dengan orang-orang musyrikin), Padahal jika mereka memperolehi kemenangan terhadap kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Mereka menyenangkan hatimu dengan mulutnya, sedang hatinya menolak. Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang Fasik (tidak menepati perjanjian). Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya Amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu. Mereka tidak memelihara (hubungan) kerabat terhadap orang-orang mu’min dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. dan mereka Itulah orang-orang yang melampaui batas”. (QS At-Taubah : 8-10)
Oleh kerana itu, mereka adalah kaum yang sentiasa :

a. Melakukan kezaliman.
b. Melakukan pembangkangan dan pelanggaran.
c. Tidak pernah menghargai nilai-nilai kesucian dan tempat-tempat yang disucikan.
d. Tidak pernah menghargai harga diri dan kehormatan manusia.
e. Menginjak-injak segala sesuatu yang diagungkan dan dihormati oleh manusia seperti etika dan akhlak, agama dan keyakinan.

Allah swt berfirman :

“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik”. (QS Al-Maidah : 82)
Lihatlah pasukan angkuh AS telah menghancur leburkan Irak padahal dulunya ia sebagai pusat kebudayaan dan kekhalifahan Islam. Bahkan kita melihat, bagaimana tentera AS melakukan sesuatu di atas semua bentuk kejahatan terhadap saudara kita.
Di antara mereka ada yang :

a. Dibunuh.
b. Dipenjara.
c. Dicabul kehormatannya.

Bukankah ini lebih besar di sisi Allah berbanding Masjid Al-Aqsha???
Apakah ia belum cukup untuk membangkitkan umat Islam???
KEWAJIBAN UMAT ISLAM
Sesungguhnya kewajiban kita sebagai umat Islam terhadap Palestin dan peranan kita dalam membela sangatlah penting.

KEWAJIBAN PERTAMA
a. Meluruskan niat kita.
b. Memperbarui iman kita.
c. Mengikatkan diri kita kepada Allah.
d. Meminta pertolongan kepadaNya.
e. Bertawakal kepadaNya di setiap amal dan jihad serta pengorbanan kita.
f. Meyakini bahwa jihad adalah puncak dari tingkatan Islam dan di sanalah harga diri dan kemuliaan kita.

KEWAJIBAN KEDUA

a. Setiap keluarga muslim mesti menanamkan dalam hatinya dan hati anak-anaknya bahwa masalah utamanya, cita-citanya yang terbesar dan yang paling menyibukkannya adalah membebaskan Palestin.

b. Mereka mesti dididik sejak dalam kandungan lagi untuk cinta kepada Allah, RasulNya serta cinta jihad di jalan Allah.
c. Mengajarkan kepada mereka bahwa cinta kepada Palestin dan masjid Al-Aqsha adalah sebahagian dari iman.

d. Mereka mesti diajarkan bahwa tidak ada persamaan antara jihad dan terorisma di mana jihad adalah pengorbanan untuk mengembalikan hak yang dirampas, membela kehormatan dan mengusir penjajah sehingga kalimah Allah menjadi yang tertinggi.

e. Mereka mesti diajarkan bahwa terorisma adalah penjajahan terhadap negeri orang lain, merampas secara paksa kekayaan alam negeri lain, mengusir warganya yang aman, mengalirkan darah orang-orang yang tidak bersalah, wanita dan anak-anak dari negeri mereka.
KEWAJIBAN KETIGA
a. Wajib membantu dan mendukung bangsa yang terkepung dengan segala kemampuan bagi setiap muslim. Dulu Ikhwanul Muslimin di Mesir menyebutnya sebagai tindakan “1 Qirsy (jenis mata wang Mesir dulu) untuk Palestin” manakala hari ini, setiap muslim mesti menyediakan sebahagian hartanya untuk membantu saudara mereka di Palestin yang terkepung dengan nama “1 Junaih (mata wang Mesir sekarang) untuk Palestin” atau juga 1 Ringgit, 1 Dollar bagi setiap matawang masing-masing setiap bulan secara minima atau lebih.

b. Mesti melatih anak-anak untuk menabung wang sakunya untuk mendukung dan membantu anak-anak yatim Palestin yang terusir.

KEWAJIBAN KEEMPAT
Barangsiapa yang tidak mampu berjihad dengan harta maka kewajibannya adalah dengan :

a. Memenuhi hatinya dengan cinta kepada para mujahidin.
b. Cinta melihat keadilan kepada sebuah bangsa.
c. Menolong mereka.
d. Mendorong manusia untuk berinfak demi mereka.
e. Bangun malam dengan berdoa di tengah malam dengan segenap hati yang tulus agar Allah mengangkat penderitaan mereka serta menolong mereka kerana panahan di tengah malam sangat tepat dan tidak akan tersalah bidikan.


“Tiada dosa (lantaran tidak pergi berjihad) atas orang-orang yang lemah, orang-orang yang sakit dan atas orang-orang yang tidak memperolehi apa yang akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah dan RasulNya. Tidak ada jalan sedikitpun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS At-Taubah : 91)
KEWAJIBAN KELIMA
Ikut serta dalam demonstrasi massa dan sokongan padu dalam mendukung bangsa Palestin yang terkepung dan mereka yang membela masjid Al-Aqsha dan tempat suci lainnya.

KEWAJIBAN KEENAM

Menghubungi saudara-saudara kita di Palestin dengan telefon atau melalui jaringan informasi untuk mendukung mereka dan memberikan segala sokongan yang diperlukan untuk menghadapi musuh sambil berdoa.

Ya Allah, sesungguhnya Al-Aqsha dulu pernah ditawan oleh tentera salib selama 90 tahun namun bangunan sejarah dan Masjidnya masih tersergam tetapi kini ia mengalami bahaya keruntuhan dan kemusnahan setelah terjajah oleh rejim Zionis Yahudi selama 44 tahun. Datangkanlah hamba-hambaMu yang akan membebaskan Al-Aqsha As-Syarif dan hancurkanlah penguasaan mereka terhadapnya serta kembalikanlah ia ke tangan umat Islam.

Ameen Ya Rabbal Alameen

SUMBER:
CINTA ALLAH CINTA ABADI/Docs

Rabu, 1 Jun 2011

MENCARI REDHO ALLAH DALAM TIGA PERKARA


ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABAROKATUH

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM

Sahabatku yang kukasih.
Untuk mencapai keredhoaan Allah,kita mesti memiliki tiga perkara,yakni kesempurnaan akal,kerendahan hati,dan keikhlasan dalam segala hal yang dilakukan, dalam perkara ini ulama termasyur :

IMAM ABDULLAH AL-HADDAD Berkata :
“Bukti paling nyata atas kesempurnaan akal seseorang adalah pujiannya kepada teman sejawat, bukti paling nyata atas kerendahan hati seseorang,ialah kerelaannya untuk diakhirkan di tempat yang semestinya ia berhak didahulukan dan bukti paling nyata keikhlasan seorang hamba ialah tidak menghiraukan dalam membuat marah makhluk dalam membela kebenaran.” (Imam Abdullah Al-Haddad)

KESEMPURNAAN AKAL

Saudara dan saudariku seiman.
Pada waktu seseorang mendapati teman yang selalu memberi kritik berguna kepadanya, dan ia senang dengan hal tersebut, itu petanda orang itu telah memili kesempurnaan akal. Sebaliknya, pada saat seseorang dikritik ia tidak mau menerima, itu artinya ia menganggap pendapatnya yang terbaik, ingin menang sendiri, egois, selalu mencari kesalahan (aib) orang lain dan selalu Ingin menjadi nomor satu, meskipun ia tidak ada kelayakan meraih tempat itu.

Adapun yang seharusnya kita miliki , pendapat dari siapapun kita tidak boleh dipandang sebelah mata,kita harus dipikir dan menilai, ambil yang baik dan tinggalkan selainnya.sebab Orang lainlah yang lebih dapat meneliti diri kita ketimbang diri kita sendiri. Kita hendaklah sentiasa bersangka baik terhadap orang lain.

Seperti pesan dari Syeikh Abdulkadir Al Jailani :
Jika engkau bertemu dengan seseorang, maka yakinilah bahawa dia lebih baik darimu. Ucapkan dalam hatimu “Mungkin kedudukannya di sisi Allah jauh lebih baik dan lebih tinggi dariku”.

Sahabatku yang kukasihi
Kesempurnaan akal seseorang akan terbukti jika ia mau mengakui keunggulan temannya. Ingat, kalau ia merasa unggul dari orang lain, dia adalah orang yang paling bodoh. Selain itu, ini juga suatu isyarat hendaknya kita dalam segala hal mendasarkannya dengan prasangka baik.Sikap semacam ini penting dimiliki agar tidak melihat semua orang sebagai lawan Husnuddzan kepada hamba termasuk perangai yang terbaik.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
“Ada dua perangai dimana tidak ada yang lebih baik dari selainnya: baik sangka kepada Allah dan kepada hamba-hambaNya.”

Allah Subhanahu Wa Ta'ala. berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan pra-sangka (kecurigaan), Karena sebagian dari pra-sangka itu dosa” (QS. Al-Hujurat: 12)

KERENDAHAN HATI

Sahabatku sebab pentingnya merendah diri maka,
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia. Adapun batharul haq artinya mengingkari kebenaran dan menolaknya. Sedang ghomthunaas artinya meremehkan mereka (manusia).

Bukti nyata kerendahan hati misalnya,yang telah dicontohkan sikap rendah hati Nabi SAW bahwa diriwayatkan beliau makan bersama para sahabatnya. Sudah pasti tempat Nabi SAW paling istimewa. Di sela-sela pejamuan itu, ada seorang peminta, orang yang sudah tua sekali saking tuanya tidak dapat mengurus badan hingga mengeluarkan aroma tak sedap. Ia datang minta makan. Pengemis tersebut diizinkan masuk dengan disambut oleh Rasululah dengan sambutan luar biasa seakan-akan beliau hendak memangkunya. Saat itu, ada seorang keturunan Quraish merasa jijik melihat pnegemis tua yang kelaparan tadi. Ia dihukum dengan dipanjangkan usianya seperti umur orang tua itu yang orang-orang merasa jijik darinya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku agar kalian merendahkan diri sehingga seseorang tidak menyombongkan diri atas yang lain dan tidak berbuat zalim atas yang lain.” (Shahih, HR Muslim).

KEIKHLASAN BERAMAL

Bukti nyata keikhlasan ialah tidak mencari ‘muka’ pada makhluk, tidak mencari ridhanya makhluk ketika dia membawa kebenaran. Ikhlas, berarti tidak mengharapkan pujian, menjalankan kebenaran tanpa memperhatikan manusia itu senang atau tidak padanya. Seorang yang ikhlas tidak pernah berubah prinsip. Dalam Al-Quran diterangkan

Allah Subhanahu Wa Ta'ala. berfirman:
“Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya.” (QS. Al-Kahfi: 110)

Sahabatku yang kusayangi.
Allah menyuruh kita beramal dengan ikhlas kepadaNya sebab itu, janganlah kita mencari ridha makhluk,(pujian,riya) yang penting kita terus beramal sesuai ajaran agama Allah. Jalani saja aktivitas ibadah. Lihat keluarga Nabi, Sayyidina Ali dan Fatimah yang dipuji oleh Allah karena keikhlasannya membantu orang lain, tidak mengharap ucapan terima kasih atau balasan selain dari Allah:

Allah Subhanahu Wa Ta'ala. berfirman:
“Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.” (QS. Al-Insan: 09)

Ikhlas, tawadhu dan husnuddzan (mengakui keunggulan teman), merupakan tiga perkara dalam mengisi hari-hari dengan kesalehan ritual maupun sosial. Dengan ketiganya, kita cukup ridha Allah, menyingkirkan rasa sombong, riya`, bangga diri yang hinggap di hati,sehingga kita tidak pernah merasa diri lebih hebat dari yang lain.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala. berfirman:
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus.” (QS. Al-Bayyinah: 05).

♥ ♥ SELAMAT MERENUNG DAN BERUSAH UNTUK AMALKAN INSYA ALLAH WASSALAM ♥ ♥

SUMBER:
Zubair IbnuAwwam As-Sabah/POST IN GROUP
CintaAllahCintaAbadi@group

Muhajir Ideal.....KISAH TOKOH WANITA HEBAT....


 Keupayaan wanita melakukan kerja amal bakti dalam Islam wajar kita teliti buat diteladani.
Tokoh dimaksudkan ialah Syifa’ binti Abdullah bin Syams bin Khalafal-Qurasyiyah. Beliau memeluk Islam sebelum peristiwa hijrah lagi dan bersama kaum Muhajirin lain berhijrah ke Madinah dalam kelompok pertama.
Rasulullah SAW sangat menghormati wanita ini sehingga Baginda sering mengunjungi rumahnya. Diceritakan, suatu hari Rasulullah SAW bersabda kepadanya: “Wahai Syifa’, ajarkanlah kepada Hafshah menjampi (mengubati dengan doa) penyakit bisul seperti mana engkau mengajarnya menulis.”
Sikap prihatin Rasulullah SAW kepada Syifa’ sehingga dikatakan Baginda telah menyediakan sebuah rumah khusus untuk dia tinggal bersama anaknya.
Syifa’ seorang wanita yang mempunyai kewibawaan unggul, berfikiran cerdas dan berintegriti. Umar al-Khattab juga sangat menghormatinya dan sentiasa mengutamakan buah fikirannya dalam pelbagai bidang.
Umar dikatakan pernah menyerahkan tanggungjawab mengelolakan urusan pasar kepada Syifa’. Selain itu, Syifa’ juga seorang perawi hadis malah dia meriwayatkan hadis terus daripada Rasulullah SAW sendiri.
Selain itu, ada juga hadis diambilnya daripada Umar al-Khattab. Seseorang yang rajin menekuni sejarah hadis, pasti akan berjumpa dengan banyak hadis diriwayatkannya. Imam Abu Daud adalah orang yang banyak mengambil hadis direkodkan oleh Syifa’ yang mahir dalam penulisan sejak zaman jahiliah lagi.
Kemudian, selepas memeluk Islam beliau menjadi seorang guru mengajar membaca dan menulis kepada kaum Muslimin. Antara yang pernah mendapat didikan menulis darinya itu ialah Ummul al-Mukminin Hafshah.
Beliau pernah bertanya Rasulullah mengenai amalan yang paling utama, lalu Baginda mengatakan: “Beriman kepada Allah dengan sepenuh hati, berjihad di jalan Allah, dan haji yang mabrur”. Inilah salah satu hadis diriwayatkan dan direkodkan dalam Kitab Al-Ishabah dan Kitab Al-Musnad.
Begitulah hebat dan unggul seorang tokoh wanita Muslim yang pernah diangkat martabatnya oleh Rasulullah SAW dan dilimpahi kurniaan sebagai seorang yang mahir dalam bidang perawatan juga akademik iaitu penulisan.
Dia guru pertama yang mengajar umat Islam menulis dan ini membuktikan kaum wanita mempunyai peranan besar terhadap bangsa, negara dan agama seperti dibuktikan oleh Syifa’.
Inilah satu contoh bagaimana umat Islam pada zaman Rasulullah termasuk golongan wanita bersama memainkan peranan dan bertanggungjawab melakukan kerja amal bakti dalam menegak syiar agama serta mengukuhkan kesepaduan ukhuwah.
Kisah itu juga membongkar satu usaha komitmen jitu golongan wanita yang ingin membantu Nabi SAW serta berusaha mewujudkan kehidupan sosial yang dinamik khasnya dalam bidang pendidikan dan perubatan.


by:
Mohamad Fadzlanshah
CINTA ALLAH CINTA ABADI/Doc


Kisah Tiga Orang Bani Israel.......KISAH YG BERI PENGAJARAN SANGAT......


Ada tiga orang dari Bani Israel. Seorangnya ditimpa penyakit kusta, seorangnya berpenyakit gugur rambut dan seorang lagi buta. Maka Allah telah menguji ketiga-tiganya dengan mengutus kepada mereka seorang Malaikat.

Malaikat tersebut telah mendatangi orang yang berpenyakit kusta dan bertanya kepadanya: Apakah yang paling engkau sukai? Orang itu menjawab: Warna yang elok serta kulit yang baik dan sembuh dari kotoran yang menyebabkan manusia memandang jelek kepadaku. Maka Malaikat tersebut menyapu tempat sakitnya lalu hilanglah penyakit itu dan diberi warna serta kulit yang baik. Malaikat bertanya lagi: Harta apakah yang paling engkau sukai? Dia menjawab: Unta. Maka dia diberikan unta yang mengandung sepuluh bulan. Orang itu mendoakan semoga Allah memberkati perbuatannya itu.

Kemudian Malaikat tersebut telah datang menemui orang yang berpenyakit gugur rambut lalu bertanya: Apakah yang paling engkau sukai? Dia menjawab: Rambut yang elok dan sembuh dari penyakit yang menyebabkan manusia memandang jelek kepadaku. Malaikat menyapu tempat sakitnya lalu hilanglah penyakitnya dan diberikan rambut yang baik. Malaikat bertanya lagi: Harta apakah yang paling engkau sukai? Dia menjawab: Lembu. Maka dia diberikan seekor lembu yang sedang bunting. Dia mendoakan keberkatan dari Allah atas perbuatannya.

Kemudian Malaikat tersebut mendatangi pula seorang yang buta lalu bertanya: Apakah yang paling engkau sukai? Dia menjawab: Aku ingin Allah mengembalikan penglihatanku semoga aku dapat melihat manusia. Malaikat menyapu matanya, maka Allah mengembalikan penglihatan kepada beliau. Malaikat itu bertanya lagi: Harta apakah yang amat engkau sukai? Dia menjawab: Kambing biri-biri maka dia diberikan seekor biri-biri yang telah melahirkan anak.
Maka kedua-dua lelaki berpenyakit kusta dan yang tiada rambut menguruskan kelahirkan unta dan lembu begitu juga halnya dengan lelaki buta. Selepas sekian lama, maka bagi lelaki yang berpenyakit kusta telah memiliki satu lembah dari unta, bagi lelaki yang berpenyakit gugur rambut telah memiliki satu lembah dari lembu dan bagi lelaki yang buta telah memiliki satu lembah dari kambing biri-biri.

Kemudian Malaikat tersebut mendatangi lelaki yang berpenyakit kusta dengan jelmaan sebagaimana keadaan lelaki itu sebelumnya dan dia mengadu kepada lelaki tersebut: Aku seorang lelaki miskin yang telah kehabisan bekalan semasa aku bermusafir. Aku tidak mempunyai tempat untuk mengadu pada hari ini melainkan kepada Allah dan kepada engkau. Aku memohon dari mu demi Yang telah memberikan kepadamu warna serta kulit yang baik dan juga harta seekor unta yang boleh membantu aku meneruskan perjalanan sepanjang musafirku. Maka lelaki itu menjawab: Aku mempunyai banyak tanggungan, menyebabkan aku tidak boleh memberikannya kepadamu.

Malaikat itu berkata kepada lelaki itu: Aku rasa aku mengenalimu. Tidakkah engkau dahulunya berpenyakit kusta dan manusia memandang jelek kepadamu? Tidakkah engkau seorang yang fakir lalu Allah mengurniakan kepadamu harta? Lelaki itu menjawab: Aku mewarisi harta ini dari warisan orang tuaku. Malaikat itu berkata: Sekiranya kamu berdusta Allah akan menjadikan keadaan kamu sebagaimana kamu sebelum ini.

Kemudian Malaikat tersebut mendatangi pula orang yang berpenyakit gugur rambut seperti lelaki tadi dan bertanya seperti dia bertanya kepada lelaki berpenyakit kusta, keadaannya sama seperti yang berlaku ketika Malaikat tersebut meminta dari lelaki yang berpenyakit kusta. Malaikat berkata: Sekiranya kamu berdusta Allah akan menjadikan keadaan kamu sebagaimana kamu sebelum ini.

Kemudian Malaikat itu mendatangi pula lelaki yang buta dengan jelmaan seperti seorang yang buta lalu mengadu: Aku seorang lelaki pengembara yang miskin. Aku telah kehilangan kenderaan semasa musafir, maka aku tidak mempunyai tempat untuk mengadu melainkan kepada Allah dan kepada engkau. Aku memohon darimu demi Yang telah mengembalikan penglihatanmu seekor kambing biri-biri yang boleh membantu aku meneruskan perjalananku. Lelaki itu berkata: Aku sebelum ini adalah seorang yang buta, Allah telah mengembalikan penglihatanku, oleh itu ambillah apa yang engkau mahu dan tinggal apa yang engkau tidak mahu. Demi Allah, aku tidak akan menegah dan mengungkit kembali pemberianku kepada kamu untuk mengambil apa yang engkau kehendaki kerana Allah. Malaikat berkata: Jagailah hartamu. Sesungguhnya kamu semua telah diuji oleh Allah. Allah telah meredhai kamu dan membenci dua orang sahabatmu.

by:
Mohamad Fadzlanshah
CINTA ALLAH CINTA ABADI/Doc

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Powered By Blogger

page counting

 
back to top